Motif Perwira Marinir Ajak 9 Orang Sipil Rusak Hotel dan Tusuk Babinsa

Motif Perwira Marinir Ajak 9 Orang Sipil Rusak Hotel dan Tusuk Babinsa
JAKARTA | 3 Juli 2020 19:34 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Sebanyak 12 Orang ditangkap terkait peristiwa perusakan dan penusukan terhadap anggota Babinsa Pekojan, Serda Saputra, di Hotel Mercure, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (22/6) lalu. Tiga dari 12 orang yang ditangkap merupakan anggota TNI.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audi S Latuheru, mengatakan, pihak menangkap sembilan pelaku, sementara sisanya ditangkap dari pihak Polisi Militer.

Audie menjelaskan, peristiwa berawal saat pelaku Letda RW yang merupakan perwira Marinir datang ke Hotel Mercure dengan maksud untuk menanyakan keberadaan kekasihnya di dalam daftar pasien karantina. Namun, tidak ditemukan nama yang dicari dalam daftar pasien. Rupanya, RW tak percaya dan membuat keributan dengan petugas pengamanan hotel.

"RW kemudian memecahkan thermo gan hingga membuat suasana makin panas di antara yang bersangkutan dan security hotel, yang akhirnya RW melakukan penusukan terhadap korban RH Saputra hingga mengakibatkan meninggal dunia di tempat," katanya di Jakarta, Jumat (3/7).

Atas kejadian itu, dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dilakukan pengejaran terhadap para pelaku. Sebanyak 12 orang ditangkap di mana salah satu pelaku inisial R ditangkap di daerah Bulukumba, Sulawesi Selatan dengan kerjasama tim Resmob Polda Sulawesi Selatan.

"Setelah kejadian itu yang bersangkutan melarikan diri ke Sulawesi Selatan hingga akhirnya kita tangkap pada 1 Juli kemarin," kata Audie.

Adapun sembilan tersangka yang ditangkap kepolisian adalah AI, S, R, HN, DA, AS, RW, RA dan RA. Dalam melakukan aksinya, mereka mempunyai peran masing-masing.

"Mereka (pelaku) menyebut kelompok mereka sebagai kelompok JB. Sebelum melakukan, para pelaku minum-minuman keras terlebih dahulu," ujarnya.

Ditambahkan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi, pengungkapan peristiwa ini tak lepas dari kerjasama antara pihak Polri dengan jajaran TNI.

"Diketahui pula, motif dari peristiwa tersebut adanya ajakan dari RW lantaran dendam dengan pihak security hotel, di mana awalnya hotel daerah karantina ABK Covid maka ada pengamanan dengan aparat. Saat berselisih dengan satu orang, tersangka mengajak rekan-rekannya untuk melakukan perusakan hingga berbuntut penusukan terhadap korban Babinsa," katanya

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 170 ayat 1 juncto 55 dan 56 serta pasal 358 ayat 2 KUHP. (mdk/lia)

Baca juga:
Kronologi Perwira Marinir Bunuh Babinsa di Hotel Mercure Batavia
Jenderal Marinir TNI Datangi Markas Brimob Tengah Malam, Jenderal Polisi Bereaksi
Babinsa Tewas Ditikam Marinir, Kasad Minta Investigasi Menyeluruh
TNI AL Sebut Pembunuh Babinsa TNI AD di Tambora Seorang Prajurit Marinir
Tak Pakai Masker, 2 Pria Ini Malah Marahi & Tunjuk-Tunjuk Marinir TNI
Usai Kawal WNI dari Wuhan, Batalyon Kesehatan Marinir Ditugaskan ke Wisma Atlet

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami