Muncul Klaster Perkantoran, IAKMI Kritik Protokol Kesehatan di Transportasi Umum

Muncul Klaster Perkantoran, IAKMI Kritik Protokol Kesehatan di Transportasi Umum
JAKARTA | 1 Agustus 2020 12:31 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Perkantoran menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. 440 pegawai di 68 perkantoran pemerintah dan swasta di Jakarta dilaporkan positif Covid-19.

Ketua Terpilih Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Dedi Supratman, menilai munculnya klaster perkantoran tidak bisa dilihat dari kegiatan di perkantoran saja. Tetapi, harus dilihat bagaimana aktivitas pegawai mulai dari berangkat ke kantor, hingga kembali lagi ke rumah masing-masing.

Dedi mengkritik kurangnya protokol kesehatan di transportasi publik. Belum lagi, kegiatan para pegawai saat makan siang hingga pulang ke rumah yang bisa menjadi terinfeksi Covid-19.

"Klaster perkantoran bukan soal kantor saja tapi harus dilihat bagaimana dia berangkat ke kantor, transportasi publik mendukung enggak? saat makan siang dia keluar ke mana saja, saat pulang dia juga bagaimana," ujarnya dalam diskusi daring, Sabtu (1/8).

Baca Selanjutnya: Namun Dedi tidak menutup juga...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami