Musisi Berinisial AS Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Musisi Berinisial AS Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
JAKARTA | 9 Juli 2020 15:08 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang musisi terkait penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Musisi salah satu band itu diketahui atas nama inisial AS atau Jaligimbals (43)

"Tanggal 1 Juli 2020, malam, kita beranjak ada informasi terkait adanya penyalahgunaan narkoba, salah satu infonya inisialnya AS itu terkait itu. Kemudian kita amankan yang bersangkutan di Jalan Cikini di sekitaran TIM, Jakarta Pusat," kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jata AKBP Ferry Nur Abdullah di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7).

Dari pengakuan AS terhadap petugas, ia menggunakan atau mengonsumi barang haram tersebut tidak sendiri. Melainkan bersama dengan satu orang lainnya berinisial RA (40) yang berprofesi sebagai copywriter.

"Kemudian kita cek urine kedua-duanya positif penggunaan ganja dan yang bersangkutan sudah menyampaikan keterangan," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Tak Temukan Barang Bukti

Karena tak menemukan barang bukti, petugas pun bertanya kepada keduanya itu terkait barang haram tersebut didapatkan darimana atau dari siapa.

"Dari keterangan yang bersangkutan inisial RD ini penyuplainya, saat ini RD masih diburu," ucapnya

"Terhadap kedua orang yang positif tadi kita kembangkan ke RD saat ini belum kita dapatkan. Tetapi kita cari terhadap 2 orang itu, kita lakukan rehab di salah satu tim rehab lah ya. Kita serahkan ke tim rehab, untuk penyerahannya setelah tanggal 1 itu," sambungnya.

Sebelum melakukan atau memutuskan rehab terhadap kedua orang tersebut. Pihaknya lebih dulu melakukan gelar perkara.

"Sebelum dilakukan rehab penyidik sudah melakukan gelar, pengakuannya sudah pakai sekitar 1 tahun. Terkait seniman apa, kebetulan kita tidak fokus ke sana. (Untuk) Statusnya adalah intinya di surat edaran itu bahwa apabila kita temukan diamankan orang. Tetapi enggak ada barang bukti, tetapi pengguna dibuktikan tes urine emang tidak boleh dilakukan penyidikan (ini kan bahasanya tersangka ya) hanya boleh interogasi," tutupnya.

(mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami