Nasib Tak Jelas Pohon Mahoni Monas

Nasib Tak Jelas Pohon Mahoni Monas
JAKARTA | 18 Februari 2020 07:28 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Seratusan pohon di sisi selatan terpaksa ditebang karena revitalisasi Monas. Area tersebut akan dibangun plaza untuk upacara.

Proses penebangan pohon dilakukan sebanyak dua kali. Pada akhir November 2019, kemudian awal Januari 2020 lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta, Saefullah, mengatakan sebagian pohon ditebang tetap ditanam di area kompleks Monas. Tepatnya di sisi barat dan sisi timur Monas.

"Yang fix hasil rapat kita, ada pohon yang kita pindahkan ke sisi barat 55 ke sisi timur 30," kata Saefullah, beberapa waktu lalu.

Tercatat 191 pohon terdampak revitalisasi Monas. Jika benar 85 pohon dipindah ke sisi barat dan timur, lalu ke mana 106 pohon lainnya?

Sempat dikabarkan, sebagian pohon dipindah ke kebun bibit milik Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta. Tiga kebun bibit di Jagakarsa, Ciganjur hingga Kelapa Gading ditelusuri. Petugas di lokasi mengaku belum menerima pohon pindahan Kompleks Monas. Lalu bagaimana nasib pepohonan itu?

Untuk diketahui, proyek revitalisasi Monas dikerjakan Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang (Dinas Citata). Tetapi, sejak revitalisasi Monas menuai polemik, Kepala Dinas Citata DKI Jakarta, Heru Hermawanto, sulit sekali ditemui untuk dimintai klarifikasi termasuk nasib pepohonan ditebang.

Heru sempat muncul di Gedung DPRD DKI Jakarta pada 12 Februari lalu. Dia menceritakan perlakuan yang umumnya dilakukan pada pohon-pohon terdampak proyek.

Biasanya, kata Heru, pohon-pohon itu akan disimpan. Pilihan lainnya, dijadikan bangku atau mabel. "Kalau itu biasanya disimpan atau dimanfaatin untuk membuat bangku atau furnitur," kata Heru.

Heru memastikan pohon yang ditebang di Monas sudah disimpan. Tetapi, dia tidak merinci lokasi penyimpanan termasuk apakah telah dimanfaatkan untuk produk-produk tertentu.

"Namun ketentuan itu (dijual) kami enggak ngerti, karena itu kembali kepada pemilik asetnya, kita kan sebagai pelaksana di sini. Intinya bahwa barang itu dititipkan kemarin, disimpan," ucapnya.

proyek revitalisasi monas dihentikan

Baca Selanjutnya: merdekacom mengklarifikasi pada Unit Pengelola...

Halaman

(mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami