Ojek Pangkalan akui keributan dengan GrabBike karena ada provokasi

JAKARTA | 6 Februari 2016 15:47 Reporter : Etika Widya Kusumadewi

Merdeka.com - Sepuluh orang driver Grab Bike mendatangi pangkalan ojek Stasiun Cawang guna meminta maaf dan memberikan bantuan kepada ojek saat perseteruan Kamis (4/2) lalu. Selain itu terlahir kesepakatan antara GrabBike dan opang agar tidak terjadi lagi hal serupa.

"Kami ada kesepakatan yang dibuat bersama yakni GrabBike harus berada di luar radius sepuluh meter dari pangkalan," ujar perwakilan sopir GrabBike, Ekky Zakiah Azis di pangkalan ojek Stasiun Cawang, Sabtu (6/2).

Ia juga menambahkan bahwa apabila ada driver GrabBike yang 'ngeyel' opang hanya menegurnya dan mencatat nomer pelat motornya.

"Dan apabila ada yang ngeyel ojek harus catat pelat nomernya dan telepon saya. Biar saya yang urus ke perusahaan," tambahnya.

Joni Siregar selaku koordinator ojek pangkalan Stasiun Cawang juga menambahkan bahwa GrabBike hanya boleh menurunkan penumpang apabila lebih dari sepuluh menit maka harus berada di radius sepuluh meter dari pangkalan.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa perseteruan antara GrabBike dan opang karena adanya provokasi ojek liar.

"Ada provokasi ojek liar. Itu ojek juga tapi enggak mangkal disini," ujar Joni.

(mdk/rhm)