Pansus Prediksi Pemilihan Wagub DKI Dilakukan 2020

JAKARTA | 8 Agustus 2019 13:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Bestari Barus mengatakan, pemilihan pengganti Sandiaga Uno kemungkinan dilakukan setelah pelantikan anggota DPRD DKI periode 2019-2024.

Dia mengungkapkan, anggota DPRD DKI baru akan dilantik tanggal 26 Agustus 2019. Sehingga pelaksanaan Rapimgab pembahasan tata tertib pemilihan wagub dilakukan setelah pelantikan.

"Enggak mungkin (bulan ini) terlalu mepet. Belum lagi sudah mulai rapat-rapat, habis itu masuk weekend, Senin udah pelantikan," kata Bestari saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (8/8).

Politisi NasDem itu memperkirakan pembahasan Wagub DKI baru akan dilakukan pada 2020. Sebab anggota DPRD DKI baru masih harus menyelesaikan pembahasan APBD 2020 pada akhir tahun ini.

"Kedua, pembentukan alat kelengkapan dewan, kemudian pembahasan APBD murni 2020. Januari itu baru mereka kosong, jadi masih panjang," tutupnya.

Sebelumnya, Untuk memilih salah satu calon, DPRD DKI memutuskan membentuk panitia khusus (Pansus) guna menyusun tata tertib (tatib) pemilihan wagub. Rapat paripurna pemilihan direncanakan digelar pada Senin, 22 Juli 2019.

Namun, rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk mengesahkan tatib pemilihan wagub DKI belum juga terlaksana. Sedangkan, rapat paripurna harus didahului dengan rapimgab.

"Tahapan Rapimgab dilalui dulu, baru penjadwalan paripurna pengesahan tatib," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono saat dihubungi, Jakarta, Rabu 17 Juli 2019.

Pelaksanaan Rapimgab pun batal dilaksanakan hingga tiga kali. Awalnya Rapimgab digelar pada Rabu, 10 Juli 2019, namun diundur menjadi Senin, 15 Juli 2019 dengan alasan banyak pimpinan fraksi tidak hadir.

Demikian pula pada rapat ketiga Selasa, 16 Juli 2019 kembali diundur karena kurangnya koordinasi dengan Sekwan.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta, Yuliadi menyebut belum ditentukannya jadwal Rapimgab dikarenakan para pimpinan DPRD dan pimpinan Pansus masih memiliki kesibukan masing-masing.

"Pimpinannya juga masih banyak acara, masih sibuk masing-masing," kata Yuliadi saat dihubungi di Jakarta, Senin (22/7).

Yuliadi menjelaskan, pihaknya hanya memfasilitasi sarana dan keperluan dalam kegiatan anggota DPRD saja. Termasuk perintah Pansus Wagub DKI dalam pembuatan undangan Rapimgab.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Ketua Fraksi NasDem: Wagub DKI Dipilih oleh Anggota DPRD Baru
Mungkinkah Anies Baswedan Pilih Wakilnya Sendiri?
Soal Pemilihan Wagub DKI, Gerindra Minta PKS Lobi Pimpinan DPRD
Jika Tak Selesai Tahun Ini, Ketua Pansus Yakin Anies Akan Pilih Wagub Sendiri
M Taufik Sebut Pemilihan Wagub DKI Kemungkinan Usai Pelantikan DPRD 2019-2024
PKS DKI Soal Pemilihan Wagub Molor Lagi: Ini Proses Politik, Ada Komunikasi & Lobi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.