Pasien Sembuh Covid-19 Belum 3 Bulan, Wajib Bawa Hasil Lab saat Beraktivitas

Pasien Sembuh Covid-19 Belum 3 Bulan, Wajib Bawa Hasil Lab saat Beraktivitas
Anies Baswedan. ©2020 Merdeka.com/Instagram @aniesbaswedan
JAKARTA | 5 Agustus 2021 20:57 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewajibkan warga dalam masa tenggang pasca dinyatakan positif Covid-19 diwajibkan menunjukkan hasil laboratorium. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 966 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4.

Masa tenggang yang termaktub dalam Kepgub yaitu selama 3 bulan.

"Bagi warga yang masih dalam masa tenggang 3 bulan pasca terkonfirmasi Covid-19, dapat menunjukkan bukti hasil laboratorium," demikian bunyi diktum keempat dalam Kepgub yang dikutip pada Kamis (5/8).

Selain itu, bagi warga dan anak berusia di bawah 12 tahun, yang tidak dapat menerima vaksin saat beraktivitas di Jakarta wajib memiliki surat keterangan medis sebagai pembuktian, warga tersebut tidak dapat divaksin.

"Dan bagi penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dapat menunjukkan bukti surat keterangan dokter, serta anak-anak usia kurang dari 12 tahun."

Sementara itu, bagi warga Jakarta yang mendaftar vaksin melalui aplikasi Jakarta Kini (Jaki) sertifikat vaksin akan secara terintegrasi dapat didownload di situs pedulilindungi.id.

Pada Kepgub ini juga mengatur penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan penegakan sanksi berdasarkan dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Namun demikian, Anies sebelumnya pernah mengingatkan, adanya aturan kewajiban vaksin tidak bisa dijadikan standar melakukan aktivitas secara bebas. Ia berujar, adanya kebijakan tersebut dibuat untuk mengakomodir kegiatan yang tidak bisa dilakukan secara virtual.

"Ada aktivitas yang menjaga jarak itu sulit, saya beri contoh, potong rambut, bisa enggak potong rambut jarak jauh? Enggak bisa, virtual pun tidak mungkin, apakah potong rambut boleh beroperasi? Menurut ketentuan boleh, tapi tambahkan persyaratan yang memotong rambut harus sudah vaksin," ucap Anies usai meninjau vaksinasi di SD Santa Ursula, Selasa (3/8).

Anies mengatakan, kebijakan itu bukan sebagai mempersulit aktivitas atau kegiatan perekonomian masyarakat. Namun, imbuhnya, penularan virus Corona di Jakarta belum terkendali namun aktivitas esensial tidak dapat diisolasi secara total.

"Jadi jangan diartikan kalau sudah dua kali vaksin lalu bebas bepergian ke mana saja, jadi protokol kesehatan harus tetap diikuti," ungkapnya.

Secara terpisah, sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap ada pengertian warga terkait wacana kebijakan kewajiban sertifikat vaksin saat beraktivitas di Jakarta. Menurutnya, vaksin Covid-19 sangat berdampak positif bagi kesehatan di Jakarta.

"Jadi maaf, untuk dipahami dimengerti oleh warga Jakarta bahwa vaksin ini adalah sesuatu yang sangat penting bagi kesehatan, keselamatan kita, keluarga dan semuanya," ucap Riza di Balai Kota, Selasa (2/8).

Ia menuturkan, vaksinasi Covid-19 sangat membantu menekan fatalitas pasien dari kematian. Berbeda dengan vaksinasi cacar dan vaksinasi lainnya yang tidak menularkan virus melalui droplet.

"Jadi, vaksin ini penting karena kalau tidak divaksin bisa menimbulkan mengakibatkan penularan dan bisa mengakibatkan kematian. Jadi kami minta semuanya segerakan melaksanakan vaksin di tempat masing-masing dan juga seluruh warga agar mendapatkan vaksin," tandasnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Anak Kembar di Bantul Jadi Yatim Piatu Usai Orangtuanya Meninggal Karena Covid-19
Kota Depok Miliki Jumlah Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Indonesia
Satgas: Kota Depok Salah Satu Penyumbang Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi
Fakta dan Proyeksi Usai RI Kuartal II Mampu Keluar dari Jurang Resesi
Satgas Sebut 131 Kabupaten/Kota Memiliki Kasus Aktif Covid di Atas 1.000

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami