PDIP: Jika Gerindra-PKS Sudah Sepakat Siapa Wagub DKI, Besok Kita Tindaklanjuti

JAKARTA | 16 Januari 2020 21:04 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, dalam proses pemilihan Wagub DKI posisinya pasif. Paling tidak, sampai Gerindra dan PKS sepakat siapa yang bakal dicalonkan ke DPRD DKI nantinya.

"Soal Cawagub itu urusan PKS dan Gerindra. Di luar dua partai itu enggak bisa apa-apa. Karena itu domain dua partai itu," kata dia, saat dihubungi, Kamis (16/1).

Sebagai partai pendukung Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, lanjut dia, Gerindra dan PKS memainkan peran kunci dalam penentuan pengganti Sandiaga Uno.

"Iya tinggal mereka saja berdua. Misalnya Mereka (Gerindra dan PKS) clear hari ini, besok bisa langsung kita tindaklanjuti," jelas dia.

1 dari 1 halaman

Sementara PDIP dan fraksi-fraksi lain, dalam posisi siap menerima calon wakil gubernur yang disepakati dua partai itu.

"Jadi kuncinya di situ. Fraksi lain sifatnya mengamini saja. Kunci utama di partai pengusung," tandasnya.

Diketahui, DPP PKS akhirnya mengusulkan satu nama yakni Agung Yulianto dan menarik nama Ahmad Syaikhu. Presiden PKS Sohibul Iman sempat mengeluarkan statement curiga kepada DPRD yang tak ingin kader PKS jadi wagub.

DPP Gerindra mengusulkan empat nama, mereka adalah Ahmad Riza Patria, Ferry Juliantono, Arnes Lukman Nasution dan Sekda DKI Saefullah. Sementara DPD Gerindra DKI menjagokan Riza Patria.

Hingga kini, antara PKS dan Gerindra belum ada kesepakatan dua nama yang akan diusulkan ke DPRD DKI. (mdk/rnd)

Baca juga:
Belum Terima Surat Resmi, DPD PKS Masih Calonkan Syaikhu di Bursa Cawagub DKI
Kursi Wagub DKI Masih Kosong, NasDem Tuding PKS Tak Luwes Lobi DPRD
Djarot soal Wagub DKI: Tanya ke Pak Anies, Beliau Butuh Wakil atau Sendiri Mampu
PKS soal Pengganti Ahmad Syaikhu sebagai Cawagub DKI: Tunggu Tanggal Mainnya
Sohibul Iman Curigai DPRD DKI soal Wagub DKI, PDIP Salahkan Gerindra-PKS
Golkar Sebut Gerindra dan PKS Penyebab Pemilihan Wagub DKI Tak Kunjung Usai

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.