Pekerja Kantoran: Ganjil Genap atau Tidak Sama Saja

Pekerja Kantoran: Ganjil Genap atau Tidak Sama Saja
JAKARTA | 4 Agustus 2020 13:00 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Memasuki hari kedua penerapan sistem ganjil genap, kondisi lalu lintas di Jakarta dinilai masih sama saja seperti biasa sebelum sistem pembatasan volume kendaraan. Warga perkantoran Jakarta melihat kondisi jalan ibu kota masih ramai lancar, tak ada kemacetan.

Imanuel Rusevel, atau yang akrab disapa Nuel, merupakan seorang karyawan swasta di Jakarta Pusat yang setiap harinya melewati kawasan ganjil genap. Ia mengatakan, volume kendaraan hari ini sama seperti sebelum diberlakukan ganjil genap.

"Volume kendaraan biasa sih. Saya selalu lewat daerah ganjil genap dan sama saja," ujar Imanuel kepada merdeka.com, Selasa (4/8).

Selama Covid-19 mewabah di Indonesia, kantornya tidak memberlakukan Work From Home. Sehingga ia sangat tahu perubahan keadaan lalu lintas ibu kota dari saat PSBB, New normal, hingga hari ini di mana ganjil genap mulai diberlakukan kembali.

Imanuel tinggal di daerah Blok M, Jakarta Selatan. Sedangkan kantornya terletak di Semanggi, Selatan. Ia berangkat ke kantor menggunakan mobil, biasanya pukul 09.00 WIB karena jam kerja kantornya baru mulai pukul 10.00 WIB.

"Saya rumah di Blok M, lewat Senayan ke Semanggi dan biasa saja jalanan tidak mecet," katanya .

Dia mengatakan, ia hanya terkena macet di beberapa lampu merah saja, itu pun hanya sebentar. Ia menganggap hal itu hal yang biasa.

"Macet Cuma di lampu merah saja, biasa itu sih," katanya.

Untuk mensiasati ganjil genap, apabila pelat mobilnya tidak sesuai tanggal, maka Nuel memilih menggunakan motor untuk ke kantor.

Baca Selanjutnya: Senada Aldi merupakan seorang karyawan...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami