Pemkot Jaktim Tutup Paksa 9 Perusahaan dan 40 Rumah Makan Pelanggar PSBB

Pemkot Jaktim Tutup Paksa 9 Perusahaan dan 40 Rumah Makan Pelanggar PSBB
Satpol PP Segel Toko Yang Masih Beroperasi saat PSBB. ©2020 Merdeka.com/Bram Salam
JAKARTA | 17 September 2020 09:31 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemkot Jakarta Timur menutup secara paksa operasional sembilan perusahaan dan 40 rumah makan di wilayahnya selama 3x24 jam karena terbukti melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Jumlah itu terhitung sejak PSBB lanjutan berlaku pada Senin (14/9) hingga Rabu (16/9) di sepuluh wilayah Jakarta Timur," kata Kasi Operasional Satpol PP Jakarta Timur, Badrudin, Kamis (17/9).

Perusahaan yang diberikan sanksi penutupan operasional bergerak di berbagai sektor usaha non-esensial berskala nasional maupun mancanegara. Dia mengungkapkan, mayoritas pelanggaran adalah mempekerjakan karyawan di atas batas ketentuan maksimum 25 persen dari total jumlah pegawai.

"Ada yang sampai 50 persen lebih karena alasannya dia belum tahu tentang aturan Pergub 88 Tahun 2020 tentang PSBB," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Sedangkan sektor usaha rumah makan...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami