Pemprov DKI Akui Belum Kantongi Izin Revitalisasi Monas dari Kemensesneg

JAKARTA | 24 Januari 2020 19:36 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengakui jika pihaknya belum mengantongi izin terkait revitalisasi Monumen Nasional (Monas). Namun, dia meyakini akan mendapatkan izin itu sembari berjalannya revitalisasi tersebut.

"Sambil jalan (Revitalisasi), nanti juga akan terlaporkan (izin), ini aja belum selesai (revitalisasinya)," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/1).

Dalam hal ini, dia menegaskan kalau telah melibatkan Setneg dan sejumlah kementerian terkait dalam proses revitalisasi di Monas. Mereka dilibatkan sebagai panitia ketika Pemprov DKI menyelenggarakan tender kepada para pengembang untuk proyek revitalisasi Monas.

"Pada saat kita sayembara sudah kami libatkan menjadi panitia, juri dari unsur Setneg, dan unsur lain. Pemprov sudah koordinasi dengan menteri, terkait ada lah komunikasi, (Laporan) formal dan informal," tegasnya.

"Udahlah Pemprov dan pemerintah pusat kan sama-sama pemerintah. Kerja yang bagus saja, sama-sama pemerintah," sambung mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu.

Lebih lanjut Saefullah menegaskan, revitalisasi Monas sesuai dengan pasal 6 Keputusan Presiden (Keppres) No. 25 Tahun 1995. Selain itu pun tercantum pada Pasal 7 poin a, tugas Badan Pelaksana mempunyai tugas Rencana pemanfaatan ruang, Sistem transportasi, Pertamanan, Arsitektur dan estetika bangunan, Pelestarian bangunan bersejarah, dan Fasilitas penunjang.

"Dalam melaksanakan tugasnya, Gubernur bertanggung jawab kepada presiden melalui komisi pengarah. Nah, pekerjaan ini yang namanya pelaporan itu, bisa formal, bisa informal, bisa di mana saja," pungkasnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Kepala Unit Pengelola Monas, Muhamad Isa Sanuri menyatakan revitalisasi di kawasan Monas merupakan bagian dari Rencana Induk Penataan Rencana Tapak Kawasan Medan Merdeka. Dia menyebut sayembara desain sudah ditetapkan pada tahun 2019.

"Saat ini pelaksanaannya sedang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta sejak 2019, dengan target pengerjaan selama tiga tahun," kata Isa dalam keterangan tertulis, Senin (20/1/2020).

Dia menjelaskan revitalisasi itu untuk membangun Lapangan Plaza ini setiap sisi hingga adanya kolam. Selain itu, penghijauan di area parkir juga terus dilakukan.

Untuk saat ini, Isa menyatakan revitalisasi baru dilakukan di area Plaza Selatan. Pohon yang ada di kawasan itu akan dipindahkan ke sejumlah titik.

"Ke area Barat, Timur, serta area parkir kendaraan yang selama ini berada di kawasan Medan Merdeka, atau dikenal dengan eks parkir IRTI," ucapnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Penampakan Pohon Dipindahkan untuk Revitalisasi Monas
Mimpi Bung Karno, Patung Banteng di Sudut Monas
VIDEO: Menelusuri Lokasi Kantor Kontraktor Revitalisasi Monas
Pemprov DKI Akui Belum Kantongi Izin Revitalisasi Monas dari Kemensesneg
Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Jakarta Pindahkan 85 Pohon

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.