Pemprov DKI Imbau Panitia Kurban Tak Gunakan Plastik Untuk Bungkus Daging

JAKARTA | 23 Juli 2019 15:11 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dinas Lingkungan Hidup mengimbau agar seluruh panitia Idul Adha di Ibu Kota tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai (PSP). Apalagi penggunaan kantong plastik hitam ketika pembagian daging kurban.

"Agar panitia kurban menggunakan wadah yang ramah lingkungan, seperti daun pisang, daun talas, besek bambu, besek daun kelapa, besek daun pandan atau bahan ramah lingkungan lainnya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih di Jakarta, Selasa (23/7).

Dia menjelaskan kantong plastik merupakan jenis sampah yang membutuhkan waktu ratusan tahun agar terurai. Kantong plastik hitam juga hasil proses daur ulang plastik bekas pakai.

Lanjut dia, dalam proses daur ulangnya pun juga ditambahkan berbagai bahan kimia. Sehingga dapat menambah dampak bahaya dari penggunaannya.

"Riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, limbah logam berat, kotoran hewan atau manusia," ucapnya.

Karena hal itu, Andono mengharapkan agar momentum Idul Adha dapat menjadi bagian Pemprov DKI Jakarta untuk kampanye pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

"Idul Adha masih beberapa pekan ke depan, masih ada waktu yang cukup bagi panitia untuk mempersiapkannya dengan baik. Agar lebih thayib ibadah kurbannya," jelasnya.

Reporter: Ika Defianti

Baca juga:
Gaya SPG Cantik Penjual Hewan Kurban di Depok
Jelang Idul Adha, Kementan Beri Tips Mengetahui Hewan Kurban Sehat
1.500 Ekor Sapi Telah Dipesan Warga Jakarta Untuk Idul Adha
Sebanyak 526 hewan produktif dijadikan kurban
Rayakan Idul Adha, PT Well Harvest Winning Alumina sumbang 22 hewan kurban

(mdk/rhm)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com