Pemprov DKI Izinkan Area Publik Buka dengan Kapasitas 25 Persen

Pemprov DKI Izinkan Area Publik Buka dengan Kapasitas 25 Persen
Taman Suropati masih ditutup. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko
JAKARTA | 20 Oktober 2021 14:47 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mulai membuka area publik, taman umum dan tempat wisata dengan kapasitas maksimal 25 persen sesuai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua di Ibu Kota.

"Meski sudah turun levelnya, saya tegaskan untuk tidak terburu-buru menyikapi keadaan ini dengan kebahagiaan yang berlebih apalagi sampai mengabaikan prokes (protokol kesehatan)," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Rabu (20/10).

Kebijakan untuk fasilitas umum tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Nomor 1245 tahun 2021 tentang PPKM level dua di Jakarta yang berlaku mulai Selasa (19/10).

Adapun pelonggaran di tempat wisata dan taman itu di antaranya jam operasional hingga pukul 21.00 WIB. Sedangkan ketentuan yang harus dilaksanakan di antaranya mengikuti protokol kesehatan yang diatur Kementerian Kesehatan dan atau kementerian/lembaga terkait.

Pengunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk pemeriksaan pegawai dan pengunjung. Kemudian, anak-anak berusia di bawah 12 tahun diperbolehkan memasuki tempat wisata yang sudah menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dengan syarat didampingi orang tua.

Tak hanya itu, ganjil genap diterapkan sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 WIB sampai Minggu pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, hanya ada dua tempat wisata tertentu yang siap dibuka di Jakarta di antaranya Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). (mdk/fik)

Baca juga:
Tempat Bermain Anak di Mal Mulai Dibuka, Ortu Wajib Isi Data Alamat & Nomor Telepon
Mulai Besok, Ancol Terbuka untuk Anak Di Bawah 12 Tahun
Aturan Baru Naik Pesawat Domestik, Wajib PCR dan Kartu Vaksin
Level PPKM di Sumsel Naik, Gubernur Herman Deru Minta Masyarakat Taat Prokes
PPKM Level 2 Tangerang Selatan, Kapasitas Restoran Diizinkan 75 Persen
Tak Ada Klaster Baru di UNS, Penambahan Peserta PTM Bergantung Level PPKM

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami