Pemprov DKI Pakai Rp4,70 Triliun untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Pemprov DKI Pakai Rp4,70 Triliun untuk Penanganan Pandemi Covid-19
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©ANTARA FOTO/Galih Pradipta
JAKARTA | 29 Juli 2021 14:56 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan hasil laporan pertanggungjawaban penggunaan APBD DKI Tahun Anggaran 2020. Dalam laporannya, Pemprov DKI melakukan refocusing anggaran untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 sebesar Rp5,52 triliun.

"Pemprov DKI Jakarta melakukan refocusing anggaran untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19 di antaranya melalui perubahan anggaran belanja tidak terduga dari sebesar Rp188.90 miliar menjadi Rp5,52 triliun," ucap Riza di rapat paripurna DPRD DKI, Kamis (29/7).

Dari nilai Rp5,52 triliun, DKI hanya merealisasikan penggunannya sekitar 85,27 persen atau Rp4,70 triliun. Uang tersebut digunakan untuk realisasi bidang kesehatan Rp918,61 miliar dan jaring pengaman sosial sebesar Rp3,78 triliun.

Riza menuturkan, nilai refocusing merupakan bagian dari alokasi anggaran BTT. Dalam APBD 2020, tercatat anggaran untuk BTT sebesar Rp33,65 triliun. Untuk realisasinya, Pemprov DKI berhasil membukukan Rp29,01 triliun.

"Realisasi Belanja Tidak Langsung Rp29,01 triliun atau 86,23 persen dari anggaran Rp33,65 triliun," rincinya.

Setelah memaparkan hasil pertanggungjawaban, seluruh fraksi di DPRD akan menanggapi laporan pertanggungjawaban tersebut pada Senin (2/8) mendatang. (mdk/ray)

Baca juga:
Penjelasan Jakarta Tourisindo Terkait Dugaan Korupsi Pembayaran Hotel
KPK Dalami Negosiasi Harga dalam Korupsi Pengadaan Lahan Rumah DP Nol Rupiah
Ini Tanggapan Wagub DKI Terkait Kasus Korupsi di Jakarta Tourisindo
Wagub DKI: Bagi Warga Rumahnya Tak Menunjang Tidak Diperbolehkan Isoman
Pemprov DKI Pelajari Usulan Syarat Sertifikat Vaksinasi untuk Masuk Mal dan Kantor

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami