Pemprov DKI Sebut Penimbunan Karung Pasir ke Manhole Tidak Sumbat Saluran Air

Pemprov DKI Sebut Penimbunan Karung Pasir ke Manhole Tidak Sumbat Saluran Air
Pembersihan Saluran Air. ©2019 Liputan6.com/Immanuel Antonius
JAKARTA | 27 Februari 2020 16:34 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho menegaskan penataan dan pembuatan manhole, titik penyambungan, utilitas di beberapa ruas jalan telah sesuai dengan standard operational procedure (SOP). Penegasan ini ia sampaikan saat ada temuan sampah di manhole.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Bina Marga menggunakan karung berisi pasir dan kemudian dimasukkan ke dalam manhole.

"SOP dalam pekerjaan pembangunan manhole utilitas sebelum dipasang, jaringan utilitas dipasang pasir dalam karung. Gunanya untuk menahan beban bila ada tutup boks patah (keamanan bagi kendaraan tonase berat). Jika penutup boks rusak atau bolong, pengguna jalan tidak sampai terjebak ke boks sedalam kurang lebih 2,3 meter," kata Hari dalam siaran persnya, Kamis (27/2).

Dia menuturkan, penggunaan karung berisi pasir tidak hanya untuk mengantisipasi runtuhnya tutup akibat beban kendaraan yang terlalu berat, tetapi juga mengurangi induksi antarkabel pada area manhole.

Hari juga menjelaskan bahwa manhole utilitas berbeda dengan saluran air atau gorong-gorong. Sehingga menurutnya, karung berisi pasir bukan untuk menyumbat saluran air.

Baca Selanjutnya: Adapun regulasi dan tata kelola...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami