Pemprov DKI Sebut Revitalisasi Monas Tak Berkaitan dengan Formula E

Pemprov DKI Sebut Revitalisasi Monas Tak Berkaitan dengan Formula E
JAKARTA | 21 Januari 2020 16:35 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta, Heru Hermawanto, menyebut revitalisasi Monas tidak berkaitan dengan Formula E. Dia menyebut, revitalisasi direncanakan sebelum Ibu Kota ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah formula E.

"Kalau kita tidak ada hubungannya, karena itu semua dirancang sebelum formula E, kebetulan formula E ada. Kebetulan saatnya (revitalisasi) hampir bersamaan," kata Heru di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).

Heru juga menjelaskan mengapa revitalisasi Monas baru dilaksanakan pada November 2019. Sebab, pemenang sayembara revitalisasi telat menyerahkan detail engineering design (DED) pada September 2019.

"Pemenang lombanya baru ngasih detail di bulan September ya kalau kita buat sulap, entar sore jadi gampang kita, ini pemenang lomba banyak tempat," ucap Heru.

1 dari 1 halaman

Digarap Kontraktor Pemenang Tender

Heru menambahkan, para kontraktor yang menang sudah melalui proses tender di Badan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta. Serta sudah memiliki kajian akademis dan kerjanya tidak diragukan.

"Kontraktornya pernah membangun di masjid Agung Sumbar dan pekerjaannya saya kira bagus, saya pertama emang agak meragukan, ternyata bagus," kata Heru.

DKI Jakarta resmi menjadi tuan rumah dalam perhelatan balap mobil listrik atau Formula E pada tahun 2020. Perhelatan itu rencananya diselenggarakan pada 6 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta menunjuk PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dalam pelaksanaannya.

(mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami