Pemprov DKI Siagakan Tim Medis saat Pengumuman Hasil Pemilu 2019

JAKARTA | 19 Mei 2019 04:01 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dinas Kesehatan DKI Jakarta membuat surat edaran terkait dukungan kesehatan pada pengumuman pemilihan presiden 2019.

Foto Surat edaran nomor 52/SE/2019 itu viral di media sosial dan berisi perintah dari DKI kepada jajaran dinkes dan RSUD di Jakarta agar mempersiapkan Rumah Sakit pada tanggal 21 Mei atau menjelang penetapan hasil rekapitulasi KPU.

Humas Dinkes DKI membenarkan surat itu berasal dari Pemprov DKI. "Benar SE (surat edaran) tersebut, juga untuk RSUD dan Puskesmas di bawah dinkes," kata Humas Dinkes DKI kepada Liputan6.com, Sabtu (17/5).

Edaran yang ditanda tangani Kepala Dinkes DKI Widyastuti itu berisi:

1. Mempersiapkan RS untuk menerima pasien rujukan terkait kegiatan tersebut (pengumuman hasil pemilu).
2. Pembiayaan pasien dengan skema BPJS Kesehatan, bila tidak dijaminkan pada BPJS bisa dijaminkan kepada Dinkes DKI Jakarta.
3. Setiap RS membuat laporan berupa: online dan manual.

Adapun jelang penetapan hasil rekapitulasi pemilu pada 22 Mei mendatang, kabar akan adanya people power hingga ancaman bom beredar. KPU yang menjadi target mengaku tidak perlu meminta penambahan keamanan kepada Kepolisian.

Meski demikian, pengamanan di KPU telah ditingkatkan sejak seminggu lalu berupa pemasangan pagar duri sepanjang KPU, tiga tempat pemeriksaan tas hingga penempatan dua metal detector.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Airlangga Dinilai Berhasil Pimpin Golkar usai Raih Urutan 2 Besar Pemilu
Warga Kaltim Diimbau Tak Terhasut Ikut Aksi 22 Mei ke Jakarta
Siap Hadapi Sengketa Pemilu di MK, KPU Lelang Pengacara dan Siapkan Data
IDI Ingatkan Seluruh Pihak juga Perhatikan Petugas KPPS yang Sakit
Hendropriyono Minta Provokator Aksi 22 Mei Wajib Ditangkap dan Diasingkan
Di Papua Barat, Perolehan Suara Partai NasDem Paling Tinggi
Di hadapan Panglima TNI dan Wakapolri, Kapolda Banten Pastikan Situasi Kondusif

(mdk/gil)