Pemprov DKI Tolak 19.927 Pemohon Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

Pemprov DKI Tolak 19.927 Pemohon Surat Izin Keluar Masuk Jakarta
JAKARTA | 1 Juni 2020 13:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sekretaris Dinas Penanam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta Iwan Kurniawan mengungkapkan petugas menolak sebanyak 19.927 pengajuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Dia menyebut penolakan itu akibat pemohon tidak dapat memenuhi syarat pengajuan SIKM yang telah ditentukan berdasarkan Pergub Nomor 47 Tahun 2020.

"Saat ini berdasarkan data, ada sebanyak 2.665 pemohon menerima SIKM. Lalu yang masih menunggu validasi penjamin ada 1.662 orang," kata Iwan saat dihubungi Liputan6.com, Senin (1/6/2020).

Kemudian secara keseluruhan, Iwan menyebut terdapat 40.706 pemohon telah mengajukan SIKM sejak sebelum Lebaran. Sedangkan lonjakan permintaan terjadi pada Rabu (27/5/2020) dan Kamis (28/5/2020).

Sebelumnya, berdasarkan Pasal 6 Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Berpergian Keluar dan atau Masuk Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, masyarakat harus memiliki SIKM.

Untuk mendapatkan SIKM, pemohon harus mengisi formulir permohonan secara daring melalui corona.jakarta.go.id dengan melengkapi sejumlah persyaratan sebagai berikut:

a. surat pengantar dari Ketua RT yang diketahui Ketua RW tempat tinggalnya

b. surat pernyataan sehat bermeterai

c. surat keterangan:
1. perjalanan dinas keluar Jabodetabek
2. surat keterangan bekerja bagi setiap orang yang tempat kerjanya berada di luar Jabodetabek
3. bagi pelaku usaha dilengkapi dengan surat keterangan memiliki usaha diluar Jabodetabek yang diketahui oleh pejabat yang berwenang

d. bagi orang asing memiliki KTP-el/izin tinggal tetap

Sementara itu untuk syarat pengajuan masuk DKI Jakarta juga melalui situs yang sama corona.jakarta.go.id. Beberapa persyaratan harus dipenuhi untuk mendapatkan SIKM berdasarkan Pasal 7 yakni:

1. Memiliki KTP-el DKI Jakarta atau Kartu Keluarga DKI Jakarta tetapi berdomisili di luar Jabodetabek; atau

2. Orang asing yang memiliki KTP-el/izin tinggal tetap

3. Surat pernyataan sehat bermeterai.

Kemudian untuk warga KTP non Jakarta juga dapat memiliki SIKM, dengan persyaratan sebagai berikut:

1. Memiliki surat keterangan dari kelurahan atau desa tempat asal perjalanan yang menerangkan maksud dan tujuan datang ke Jakarta

2. Surat pernyataan sehat bermeterai

3. Memiliki surat jaminan bermeterai dari keluarga yang berada di Jakarta yang diketahui oleh ketua RT setempat atau surat jaminan bermeterai dari perusahaan yang berada di Jakarta

4. Bagi pemohon yang melakukan perjalanan dinas agar melampirkan surat keterangan dari tempat kerja yang berada di Jakarta

5. Bagi pemohon yang karena alasan darurat melakukan kegiatan ke Jakarta melampirkan surat keterangan domisili tempat tinggal dari kelurahan di Jakarta.

Selanjutnya bila persyaratan sudah terpenuhi, DPM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dapat menerbitkan SIKM secara elektronik dalam bentuk QR-code.

Untuk penerbitan SIKM diproses satu hari kerja sejak permohonan dinyatakan secara lengkap dan hanya berlaku untuk satu pemohon saja. Sedangkan untuk anak yang belum memiliki KTP dapat mengikuti SIKM orang tua atau salah satu anggota keluarga. (mdk/ded)

Baca juga:
Jasa Marga: 25-31 Mei, Total Kendaraan Menuju Jakarta Capai 422 Ribu Unit
205 Orang Tiba, 821 Orang Keluar dari Jakarta Lewat Terminal Pulo Gebang
BPTJ Perpanjang Larangan Bus AKAP di Jabodetabek Hingga 7 Juni
Hingga H+7 Lebaran, 10.863 Kendaraan Tak Miliki SIKM Dilarang Masuk Jakarta
Hingga H+6 Lebaran, 2.971 Kendaraan Menuju Lokasi Wisata Anyer Diputar Balik

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5