Penampakan Pohon Dipindahkan untuk Revitalisasi Monas

JAKARTA | 25 Januari 2020 21:11 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Proyek revitalisasi kawasan selatan Monumen Nasional (Monas) menjadi sorotan setelah sejumlah pohon ditebang untuk pembangunan Plaza Selatan berkonsep semi amphiteater (teater ruang terbuka). Namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan pohon tersebut bukan ditebang.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menegaskan, kalau hanya ada 85 pohon yang dipindahkan karena revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat. Pohon yang dipindahkan itu diletakkan dan dikelola dengan tepat.

"Yang fix hasil rapat kita ada pohon yang kita pindahkan ke sisi barat 55 ke sisi timur 30," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/1).

merdeka.com, mencoba menelusuri puluhan pohon yang dinyatakan dipindahkan ke sisi timur Monas tersebut. Pohon yang dipindah itu belum ada daun serta tangkainya.

Selain itu, pohon-pohon tersebut diikatkan dengan bambu yang berukuran kecil menggunakan tali. Sejumlah pohon itu nampak ditanam secara acak.

Akan tetapi, merdeka.com, tak bisa memastikan jumlah pasti pohon dipindah di area tersebut. Sebab, di area terpampang larangan menginjak rerumputan.

Sementara itu, di sisi selatan Monas terlihat adanya para pekerja proyek yang sedang bekerja. Mereka yang bekerja dilengkapi dengan sepatu boots serta helm proyek.

Di sana juga terlihat adanya sejumlah alat besar dan beberapa truk pengangkut pasir dengan berbagai warna. Kendaraan tersebut terlihat sedang aktif atau berkerja.

Lalu, tak bisa sembarang untuk dapat memasuki kawasan tersebut selain para pekerja proyek dan beberapa orang yang memang diizinkan masuk oleh penjaga keamanan.

Menurut salah seorang petugas kebersihan Unit Pengelola Kawasan Monas atas nama inisial Roni mengatakan, pemindahan pohon dilakukan sejak 2 bulan lalu pada 2019.

"Setahu saya bulan November 2019 deh (pemindahan pohon) pas lagi musim panas," katanya di sisi timur Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (25/1).

Ia menyebut, sejumlah pohon yang dipindahkan itu berbagai jenis tanaman seperti Mahoni. "Itu yang dipindahin yang diiket silang pake bambu itu, coba aja hitung ada berapa," sebutnya.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah sebelumnya menyatakan proyek revitalisasi Monas tersebut dikerjakan berdasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

"Gambar sebagai lampiran pada keppres. Ini sebagai sayembara kita, jadi sama. Pada sisi sini nanti ada tanaman dan pada waktunya nanti kita akan mengundang semuanya bagaimana Pemprov DKI mengelola rasa pri kepohonan," ujarnya.

Berdasarkan kepres tersebut, mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu mengungkapkan, kemudian dibuat sayembara untuk merevitalisasi wajah ikon ibu kota iu.

"Pada Keppres 25 Tahun 1995 dalam sayembara itu konsepnya memang untuk keseluruhan kawasan. Yang nanti berbagai fase pekerjaannya akan dikonsultasikan dengan pemerintah pusat," pungkasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
VIDEO: Menelusuri Lokasi Kantor Kontraktor Revitalisasi Monas
Ini Penampakan Kantor Kontraktor Revitalisasi Monas di Ciracas
Kontraktor Revitalisasi Monas akan Somasi Anggota DPRD DKI Fraksi PSI
UPT Monas Sebut Penebangan Pohon Tanggung Jawab Dinas Cipta Karya DKI
Revitalisasi Monas Belum Izin Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka
PSI Lapor KPK Karena Tak Temukan Kantor Kontraktor Revitalisasi Monas
Kejanggalan-kejanggalan Revitalisasi Monas Diadukan ke KPK

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.