Pengemis di JPO Sentiong tepergok kantongi emas dan duit Rp 23 juta

Pengemis di JPO Sentiong tepergok kantongi emas dan duit Rp 23 juta
Sri. ©2017 Merdeka.com
JAKARTA | 13 November 2017 12:28 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Sri, perempuan berusia 43 tahun ini kedapatan mengantongi sejumlah emas dan uang sejumlah Rp 23 juta. Ia terjaring petugas dinas sosial saat tengah mengemis di JPO (Jembatan Penyebrangan Orang) Kramat Sentiong, Jakarta Pusat.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati mengatakan duit tersebut diduga hasil dari Sri mengemis di jalan ibu kota.

Dari PMKS (penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) itu, petugas mendapatkan sejumlah emas, uang kertas sebesar Rp 22.750.000 dan uang receh sebanyak Rp 313.900. Total hasil berjumlah Rp 23.063.900.

"Pada saat itu kami sedang monitor PMKS jalanan di area JPO Kramat Sentiong, dan menyelamatkan seorang ibu, Sri (43) yang sedang mengemis di JPO tersebut," ujar Susana Budi Susilowati saat dihubungi, Senin (13/11).

Susana mengatakan Sri dijangkau saat petugas sedang melakukan pengawasan. Pengemis itu dijangkau pada Minggu (12/11), sekitar pukul 09.30 Wib.

"Pengemis tersebut terjangkau pada pukul 09.30 Wib, hari Minggu, 12 November 2017," jelasnya.

Saat terjaring, Sri sempat melawan sehingga pemeriksaan barang secara menyeluruh baru bisa dilakukan di panti.

Kini pengemis tersebut sudah dibawa ke panti Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang didapat dari pengemis tersebut.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberi dalam bentuk apapun kepada pengemis. Masyarakat bisa salurkan bantuan kepada lembaga yang terpercaya," kata Susana. (mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami