Pengguna i-Pusnas Meningkat Tajam Saat Pandemi

Pengguna i-Pusnas Meningkat Tajam Saat Pandemi
JAKARTA | 10 Juli 2020 03:31 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Pengguna aplikasi i-Pusnas Tahun 2020 diklaim mengalami kenaikan tiga kali lipat dibandingkan Tahun 2019. Hal itu disampaikan Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Dr Joko Santoso.

"Jumlah pengguna i-Pusnas pada bulan April 2020 mengalami kenaikan menjadi 94.833 pengguna yang melakukan registrasi, atau naik tiga kali lipat dibandingkan Tahun 2019," ujar Joko di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (9/7).

Dia menambahkan, jika dibandingkan tahun 2018, maka terjadi kenaikan jumlah pengguna hingga enam kali lipat. Selama masa pandemi Covid-19, jumlah pengguna yang melakukan registrasi untuk mengakses layanan i-Pusnas meningkat tajam.

"Jumlahnya pengguna terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya," ucap dia.

Aplikasi i-Pusnas memiliki koleksi bacaan sebanyak 52.859 judul buku digital dan 635.377 jumlah salinan. Joko mengatakan hingga 8 Juli 2020, jumlah judul buku yang dipinjam sebanyak 52.912 bacaan dengan total salinan yang dipinjam mencapai 7.147.651. Sementara antrean buku mencapai 410.312.

"Inovasi baru yang dilakukan Perpusnas selama masa pandemi, yakni fitur livechat Tanya Pustakawan. Fitur yang tersedia di portal Perpusnas, perpusnas.go.id ini hadir untuk merespons kebutuhan masyarakat dalam mencari pengetahuan melalui buku referensi yang tersedia di Perpusnas dan dunia maya. Fitur ini diluncurkan pada tanggal 17 Maret 2020, saat layanan Perpusnas ditutup," ujar dia.

Jenis pertanyaan masyarakat yang masuk melalui fitur livechat Tanya Pustakawan, antara lain meminta bantuan penelusuran informasi dan referensi, menanyakan tentang keanggotaan Perpusnas, menanyakan tentang ISBN, menanyakan tentang perpustakaan, dan menanyakan hal lainnya.

Inovasi lainnya, yakni layanan satu pintu secara daring untuk proses pendaftaran penerbit, permintaan International Standard Book Number (ISBN) dan Katalog Dalam Terbitan (KDT).

Layanan onsite Perpusnas di Medan Merdeka Selatan dan Salemba ditutup sejak merebaknya pandemi COVID-19 pada pertengahan Maret hingga 10 Juni 2020.

Layanan tersebut kembali dibuka pada 11 Juni 2020 dengan berpedoman pada protokol kesehatan. Layanan Perpusnas dibatasi jam bukanya dari Senin hingga Jumat pukul 08.00-17.00 WIB. Jumlah pemustaka di layanan Medan Merdeka Selatan dibatasi maksimal 1.000 orang sekali masuk. (mdk/lia)

Baca juga:
Upaya Kekinian Fasilitas 'Beranda Betawi' di Perpustakaan Daerah DKI Jakarta
Kembali Dibuka, Begini Tata Cara Berkunjung ke Perpusnas di Masa New Normal
Perpusnas dan Bappenas Gelar Webinar 'Bangkit dari Pandemi dengan Literasi'
Perpustakaan Nasional Terapkan Protokol Kesehatan di Hari Pertama Dibuka
Mengenal iPusnas, Aplikasi Perpustakaan Nasional untuk Bantu Mahasiswa Kerjakan Tugas

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami