Perbaikan Rumah Ambruk di Matraman Dilakukan Setelah Proyek Saluran Air Selesai

JAKARTA | 15 Desember 2019 18:42 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juani Yusuf menyatakan kontraktor akan memperbaiki pagar rumah yang ambruk karena proyek saluran air di Matraman, Jakarta Timur.

Dia menyebut warga pemilik rumah sudah melakukan koordinasi dengan kontraktor dan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur serta disaksikan oleh camat Matraman.

"Jadi nanti rumahnya akan diperbaiki sementara ini tanah bekas galian tanahnya dibuang terus dipasangi salurannya yang u-ditch," kata Juani saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (15/12).

Dia menyebut pihak kontraktor akan memperbaiki rumah warga setelah proyek saluran air itu selesai. Juani menjelaskan, setiap kota administratif di Jakarta memang sedang melakukan proyek normalisasi saluran air berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang.

Lanjut dia, kejadian itu berlangsung pada Kamis, 12 Desember 2019 malam dan dua pagar rumah warga ambruk setelah adanya penggalian tanah.

"Habis digali siangnya, nah malemnya itu pager rumahnya rubuh. Tapi yang lain enggak, biasa aja enggak masalah," jelasnya.

Sebelumnya, pintu rumah warga di Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, ini terpaksa didobrak untuk menyelamatkan seorang penghuninya yang terjebak karena rumahnya ambruk, Jumat malam. Kejadian nahas tersebut diduga akibat imbas dari proyek normalisasi saluran air.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (14/12/2019), tidak hanya satu, proyek pelebaran gorong-gorong itu menyebabkan dua rumah warga ambruk. Bahkan, salah satu rumah rusak parah mulai dari lantai atas hingga bawah.

Hingga Sabtu siang, kondisi ambruknya dua rumah warga itu terlihat cukup parah. Para penghuni yang memilih untuk mengungsi sejak semalam hingga kini tak berani kembali ke rumah.

Selain rumah berantakan, mereka khawatir terkena reruntuhan material bangunan yang bisa ambruk sewaktu-waktu.

Reporter: Ika Defianti (mdk/gil)

Baca juga:
Petugas PPSU Jelambar Sebut Masuk Got Bukan Syarat Perpanjangan Kontrak
Petugas PPSU Ini Sebut Berendam di Got Merupakan Kegiatan Keakraban
Anies: Jakarta Adalah Kota dengan Jumlah Pejalan Kaki Paling Rendah
Viral Video Pegawai Honorer DKI Disuruh Masuk Got agar Kontrak Diperpanjang
Video Viral Honorer Disuruh Masuk Got, Lurah Jelambar Terancam Dipecat
Golkar Sebut Lurah Jelambar Sok Berkuasa Soal Honorer Disuruh Masuk Got
PDIP akan Investigasi Soal Honorer Disuruh Masuk Got

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.