Perketat Protokol Kesehatan, Penghuni Rusun Tak Taat Bakal Diberi Teguran Tertulis

Perketat Protokol Kesehatan, Penghuni Rusun Tak Taat Bakal Diberi Teguran Tertulis
JAKARTA | 4 Juni 2020 09:28 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta fase III berakhir hari ini. Keputusan untuk diperpanjang atau diakhiri akan disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kendati begitu, Pemprov DKI Jakarta tetap melanjutkan protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Salah satu perhatian adalah pengetatan penerapan protokol kesehatan di rumah susun sewa (Rusunawa) yang ada di ibu kota.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan, kebijakan itu sudah diterapkan sejak awal penerapan PSBB.

"Agar melakukan protap pencegahan penyebaran Covid-19, sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker dan jaga jarak menghindari kerumunan," kata Sarjoko saat dihubungi, Kamis (4/6).

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Rusun Jatirawasari Meli Budiastuti menyatakan, rusun yang berada di bawah pengelolaannya telah diterjunkan petugas untuk mengingatkan dan mencatat warga rusun yang masih tidak mengenakan masker saat keluar rumah. Kewajiban menggunakan masker itu sudah dituangkan dalam surat edaran yang telah disebar di tiap rusun.

"Saya sudah terbitkan SE (surat edaran) atas hal tersebut, dan juga menugaskan para petugas kami untuk mengawasi dan mengingatkan penggunaannya," kata Meli.

Sementara bagi warga rusun yang masih membandel atau berkali-kali diingatkan dan masih tidak menerapkan protap kesehatan, maka petugas akan mencatat nama penghuni itu untuk diberi peringatan tertulis.

"Apabila masih ada yang tidak patuh, akan saya mintakan untuk dicatat data penghuninya karena sudah masuk kategori pelanggaran," ujar dia.

Meski demikian, Meli berharap kesadaran dari masing-masing warga rusun untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan membantu mengingatkan warga lain agar patuh protokol kesehatan.

"Tetap harapkan peran aktif sesama warga juga untuk ikut mengingatkan penggunaan masker dan protap lainnya," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat (mdk/gil)

Baca juga:
PSBB Diperpanjang, Ini Fase dan Waktu Pelaksanaan Selama Masa Transisi di Jakarta
Transportasi Umum Dibatasi, Anies Perbolehkan Boncengan Asal Satu Keluarga
Masa Transisi, Kios Pasar di Jakarta Buka Pakai Sistem Ganjil Genap
Anies Sebut Masa Transisi Dukung Presiden Lawan Covid-19
Jakarta Masa Transisi, Anies Putuskan Sekolah Masih Ditutup
Kantor dan Rumah Makan di DKI Bisa Buka pada 8 Juni, Kapasitas 50 Persen
Anies: Tidak Gunakan Masker, Akan Didenda Rp 250.000

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami