Pesan Mendalam Anies di Balik Perayaan HUT RI di Pulau Reklamasi

JAKARTA | 15 Agustus 2019 08:59 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Negara Kesatuan Republik Indonesia akan merayakan hari jadinya ke 74 pada tanggal 17 Agustus mendatang. Di hari itu, akan digelar upacara memperingati hari lahirnya Indonesia. Tidak hanya di Istana Negara, kantor pemerintahan di daerah juga melakukannya.

Pemprov DKI Jakarta memiliki lokasi berbeda dari sebelumnya untuk memperingati HUT ke 74 RI. Upacara sedianya di lapangan IRTI Monas, berpindah ke pulau reklamasi Pantai Maju Bersama di Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memiliki alasan tersendiri menjadi pulau reklamasi sebagai lokasi upacara HUT RI.

"Untuk menyimbolkan dari kepemilikan ini adalah milik negara, bukan milik pribadi, maka kita menyelenggarakan upacara di sana sebagai simbol bahwa itu Tanah Kita, itu air kita," kata Anies di gedung DPRD DKI Jakarta pada Rabu (15/8) kemarin.

Selama ini, Anies melihat pulau reklamasi bak ruangan privat milik sekelompok orang tertentu. Dia ingin menghilangkan kesan itu.

"Jadi ini adalah sebuah pesan tidak ada wilayah eksklusif, tertutup, ini adalah milik kami, milik Republik Indonesia," jelas Anies.

Rencananya, lebih kurang 4.000 PNS di lingkungan Balai Kota DKI dan perwakilan dinas akan diboyong ke pulau reklamasi menggunakan 75 bus.

"Kita akan fasilitasi bus Jakarta sekitar 75 bus dengan 12 keberangkatan," Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH-KLN) DKI Jakarta, Muhammad Mawardi.

12 Titik keberangkatan tersebut yakni Balai Kota, Dinas Teknis Jatibaru, Dinas Teknis Abdul Muis, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP), dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Selanjutnya yakni Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Rencana Anies menggelar upacara di pulau reklamasi disambut baik PNS. "Kalau menurut saya sendiri tidak masalah dengan upacara di pulau reklamasi itu," kata salah satu PNS Keuangan dan Anggaran.

Upacara akan digelar dua hari ke depan. Menurut Mawardi, pada dasarnya tidak ada yang membedakan pelaksanaan upacara di pulau reklamasi dengan yang sebelumnya.

"Perbedaannya hanya dari segi tempat saja. Tata cara dan pelaksanaannya sama seperti sebelumnya," jelasnya.

Baca juga:
Ini Tanggapan PNS DKI Soal Upacara Kemerdekaan RI di Pulau Reklamasi
Alasan DKI Batal Tunjuk Denny Indrayana Hadapi Gugatan Pengembang Reklamasi
Anies Perintahkan PNS Upacara Bendera 17 Agustus di Pulau Reklamasi
Pengembang Gugat Pemprov DKI Terkait Pencabutan Izin 13 Pulau Reklamasi
Banding Pengembang Pulau Reklamasi, Anies Tunjuk Denny Indrayana jadi Kuasa Hukum
Anies: Bila Reklamasi Ditambah Lagi Jakarta akan Seperti Mangkuk Menerima Air
Anies Segera Banding Putusan PTUN Terkait Izin Reklamasi Pulau H

(mdk/lia)