Pidato Lengkap Anies Baswedan Soal PSBB di Jakarta Mulai 10 April

Pidato Lengkap Anies Baswedan Soal PSBB di Jakarta Mulai 10 April
Anies Baswedan. ©2020 Merdeka.com
JAKARTA | 7 April 2020 23:05 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat 10 April selama 14 hari ke depan. Langkah-langkah antisipasi penyebaran Virus Corona diperketat pelaksanaannya.

Selain membatasi kegiatan di luar ruangan, Pemprov DKI Jakarta juga akan memberikan sejumlah bantuan bagi warga yang terdampak PSBB ini. Adapun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta, masyarakat untuk tetap di rumah, agar virus asal Wuhan, China ini dapat dikendalikan penyebarannya.

Berikut pernyataan lengkap Anies Baswedan terkait kebijakan PSBB pada Jumat 10 April 2020 mendatang:

Baru saja kami dari seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Pemprov DKI Jakarta atau Forkompinda menyelesaikan pembahasan terkait dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang pada hari ini kita menerima Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI.

Kita semua menyadari bahwa persoalan penyebaran Covid-19 membutuhkan kerja semua pihak. Untuk bisa mengendalikan penyebaran ini. Karena penyebarannya dari orang ke orang. Itu sebabnya interaksi antar orang penting sekali untuk dibatasi.

Malam hari ini seluruh jajaran Forkompinda ini lengkap hadir di sini ada Bapak Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, Pangkoarmada I, Pangkops AU, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, juga bersama kita hadir Kabinda DKI Jakarta, Kasgartap I Jakarta, juga Danlatamal III dan seluruh anggota Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 DKI Jakarta.

Dari pembahasan yang kita lakukan tadi, DKI Jakarta akan melaksanakan PSBB sebagaimana digariskan oleh keputusan menteri, efektif mulai hari Jumat tanggal 10 April 2020.

Secara prinsip tadi sudah kami bahas bersama selama ini DKI Jakarta sudah melaksanakan pembatasan-pembatasan itu. Mulai dari seruan untuk bekerja di rumah, menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan mengalihkannya menjadi kegiatan belajar di rumah.

Kemudian menghentikan kegiatan peribadatan di rumah-rumah ibadat, mengerjakan kegiatan peribadatan di rumah. Begitu juga dengan pembatasan transportasi, semuanya sudah kita lakukan selama 3 minggu terakhir ini.

Jadi bagi masyarakat Jakarta yang akan nanti kita lakukan mulai tanggal 10 utamanya adalah pada komponen penegakan. Karena akan disusun peraturan yang peraturan ini memiliki kekuatan mengikat kepada warga untuk mengikuti.

Jadi kita berharap pembatasan nantinya bisa ditaati sekaligus menjadi pesan bagi semua bahwa ketaatan kita untuk membatasi pergerakan dan interaksi itu sangat mempengaruhi kemampuan kita untuk mengendalikan virus ini.

Ada beberapa prinsip yang nanti akan kita tegaskan di dalam pembatasan ini. Pada intinya kegiatan belajar akan terus seperti kemarin tidak di lakukan di sekolah tapi di lakukan di rumah. Kemudian semua fasilitas umum tutup, baik itu fasilitas umum hiburan milik pemerintah maupun tempat hiburan milik masyarakat, taman, balai pertemuan, ruang RPTRA, gedung olah raga, museum, semuanya tutup.

Baca Selanjutnya: Kemudian terkait dengan kegiatan sosial...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami