PKL Ricuh Dengan Satpol PP, PDIP DKI Kritik Konsep Penataan Tanah Abang

PKL Ricuh Dengan Satpol PP, PDIP DKI Kritik Konsep Penataan Tanah Abang
PKL Tanah Abang. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
JAKARTA | 18 Januari 2019 23:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono mengatakan perencanaan yang kurang matang merupakan dampak adanya kericuhan antara pedagang kaki lima (PKL) dan Satpol PP di kawasan Tanah Abang.

"Faktor utamanya adalah penyelesaian Tanah Abang secara konperhensif tidak dilakukan secara cermat terhadap Pemprov DKI Jakarta," katanya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (18/1).

Dia menyebut salah satu yang tidak direncanakan yakni jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge. Akibatnya menimbulkan permasalahan baru, seperti halnya persoalan PKL.

"Karena ada yang merasa berhak dan tidak berhak. Kalau sekarang ada preman itu namanya ekses dari penataan yang tidak benar," ucapnya.

Karena hal itu, Gembong menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta dapat duduk bersama dengan PKL di kawasan Tanah Abang.

"Sehingga mereka mencari nafkah tidak terganggu. Kemudian Pemprov juga dalam menjalankan tugasnya bisa baik. Masyarakat pengguna jalan juga tidak terganggu," jelasnya.

Sebelumnya, terdapat sebuah video yang tersebar di masyarakat yang diduga PKL sedang bentrok dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono menyebut pihaknya telah mengamankan tiga orang yang diduga provokator dalam peristiwa yang terjadi, Kamis siang (17/1).

"Tiga orang yang diduga provokator baru kita periksa. Kalau terbukti kita akan lakukan penahanan," kata Lukman saat dihubungi.

Lukman menyebut dari pernyataan saksi mata, ketiga pelaku tersebut terlihat ikut melempari mobil Satpol PP menggunakan batu. Akan tetapi, dia menyebut pihaknya belum mengatur ketiganya bagian dari pedagang atau tidak.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Pascabentrok, Trotoar Tanah Abang Sepi PKL
Bentrok PKL dan Satpol PP di Tanah Abang, Polisi Tetapkan Dua Tersangka
Bentrok PKL Tanah Abang dengan Satpol PP, Dua Provokator Ditetapkan Tersangka
Penertiban di Pasar Tanah Abang Berujung Bentrok, 3 Orang Diamankan
Anies Sebut Kasus Kerusuhan Saat Penertiban Tanah Abang Sudah Ditangani Polisi
PKL Tanah Abang Bentrok dengan Satpol PP Tuntut Berjualan di Lokasi Terlarang

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini