PKL Tanah Abang sebut era Foke lebih enak, ini komentar Ahok

PKL Tanah Abang sebut era Foke lebih enak, ini komentar Ahok
tanah abang semrawut. ©2013 Merdeka.com/arie basuki
JAKARTA | 11 Juli 2013 13:46 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Rohmat, pedagang kaki lima (PKL) Pasar Tanah Abang menyampaikan keluhannya. Ia mengatakan, semenjak dipimpin oleh Jokowi, PKL di Tanah Abang malah terancam digusur .

"Enak zaman Foke, enggak ada namanya kita ditertibkan mau dipindah-pindah. Kalau yang sekarang mah ribet," ujar Rohmat saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (10/7) kemarin.

Keluhan Rohmat ini langsung sampai ke telinga Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Apa komentar Ahok?

"Bagus dong. Lebih rumit apa? Makanya sekarang Anda mau gubernur yang membiarkan Anda melanggar peraturan atau mau tegakkan peraturan?," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (11/7).

Menurutnya, persoalan PKL yang sudah terlanjur membayar retribusi kepada mafia PKL bukan urusan Pemrov DKI. "Tagih dong. Kejar dong kenapa bodoh mau bayarin sewa sama orang enggak jelas?" katanya.

Saat ini, Ahok mengaku telah mengantongi tiga orang yang menjadi mafia di Pasar Tanah Abang. Menurutnya, orang tersebut adalah masyarakat sipil biasa yang menyamar sebagai satpam.

"Pedagang itu harus ngomong. Sekarang pedagang enggak mau ngomong. Dia takut. Aku sudah tahu 3 orang. Satpam (gadungan) ketangkep. Orang palsu," tandasnya.

(mdk/has)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami