Polda Metro Jaya Keluarkan Aturan Kendaraan Listrik

JAKARTA | 13 Agustus 2019 19:39 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerbitkan regulasi terkait pengoperasian kendaraan listrik di wilayah Jakarta. Hal ini berdasarkan Pasal 64 ayat 1 Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

"Pasal tersebut menyebutkan bahwa setiap kendaraan bermotor wajib diregistrasikan dan sesuai dengan persyaratan teknis yang diatur," kata Wakil Direktur Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP I Made Agus Prasatya dalam siaran pers, Selasa (13/8).

Selain itu, kata Made, aturan itu juga dipertegas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Di mana, Pasal 6 PP Nomor 55 Tahun 2012 menyebutkan setiap kendaraan yang dioperasikan di ruas jalan harus memenuhi persyaratan teknis.

"Pengoperasian kendaraan listrik juga diperjelas dalam Pasal 7 huruf b yang menyebutkan susunan persyaratan teknis dalam pengoperasian kendaraan listrik di jalan terdiri dari rangka landasan, motor penggerak, sistem pembuangan, sistem penerus daya, sistem roda-roda, sistem suspensi, sistem alat kemudi, sistem rem, sistem lampu dan alat pemantul cahaya, dan komponen pendukung," jelasnya.

"Selanjutnya Pasal 12 Ayat 1 menyebutkan bahwa motor penggerak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf b meliputi motor bakar, motor listrik, dan kombinasi motor bakar dan motor listrik," tutup Made.

Baca juga:

Presiden Jokowi Siap Dukung DKI Jadi Tuan Rumah Balapan Mobil Listrik di 2020

Grab Jajaki Kerjasama Penggunaan Mobil Listrik Bareng Hyundai dan Toyota

TKDN Hingga Insentif Bakal Diatur dalam Perpres Mobil Listrik

Permenhub Tentang Mobil Listrik Masuk Tahap Finalisasi

Anies Wacanakan Ganti Kendaraan Dinas Pakai Mobil Listrik

Perluas Ganjil Genap, Anies Sarankan Masyarakat Gunakan Mobil Listrik

Presiden Jokowi Ingatkan Mobil Listrik di Indonesia Jangan Dijual Terlalu Mahal

(mdk/fik)

TOPIK TERKAIT
BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com