Polda Metro Jaya Mencatat 993 Pemudik Kembali ke Jakarta Reaktif Covid-19

Polda Metro Jaya Mencatat 993 Pemudik Kembali ke Jakarta Reaktif Covid-19
Santri di Banda Aceh dites swab antigen. Istimewa
JAKARTA | 3 Juni 2021 10:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Jumlah pemudik positif Covid-19 yang kembali ke DKI Jakarta bertambah. Data terakhir yang disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran terdapat 933 pemudik reaktif Covid-19.

Fadil menyampaikan, data berdasarkan hasil pemeriksaan pada saat arus balik lebaran 2021 di titik penyekatan maupun di basis komunitas.

"Sampai dengan hari ini kita berhasil menjaring 933 kasus positif Covid-19," kata dia di Polda Metro Jaya, Kamis (3/6).

Dia menerangkan, sebagian pemudik yang terdeteksi positif Covid-19 diminta menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19. Salah satunya yakni Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Kita lakukan perawatan sesuai prosedur yang berlaku," ucap dia.

Fadil menerangkan, upaya pengobatan dan pencegahan yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Provinsi DKI Jakarta bertujuan untuk meminimalkan laju penyebaran virus Covid-19. Terbukti, hingga saat ini angka penambahan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta relatif dapat dikendalikan.

"Meski sempat naik namun saat ini sudah menunjukan adanya perbaikan. Hal ini adalah wujud keberhasilan kita bersama dalam melakukan filterisasi dimulai ada swab gratis di pos penyekatan hingga pelaksanaan 3T di basis komunitas," tutupnya.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
933 Pemudik Kembali ke Jakarta Terindikasi Covid-19
Kapolda Metro Sebut Nakes Bertugas Saat Penyekatan Mudik Sebagai Pahlawan Kemanusiaan
Kemenhub Sebut Ada 1,2 Juta Kendaraan Belum Kembali ke Jabodetabek Usai Mudik Lebaran
Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan ke Polisi Bertugas di Pos Penyekatan Mudik
Langgar Larangan Mudik, 484 Pegawai Non-ASN di Pemkot Semarang Dipecat
Imbauan Pakar saat Terlanjur Mudik dan Berkerumun usai Libur Lebaran

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami