Polisi akan Bertemu Dirut Transjakarta Bahas Kecelakaan Bus

Polisi akan Bertemu Dirut Transjakarta Bahas Kecelakaan Bus
TransJakarta Kecelakaan di Depan Ratu Plaza. ©2021 Antara
JAKARTA | 7 Desember 2021 21:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan rencananya duduk bareng sejumlah pejabat bus Transjakarta. Rencananya ini digulirkan pacakecelakaan yang terjadi beberapa hari belakangan.

Sambodo menyebut, pihaknya bakal memberikan rekomendasi kepada kepada pemangku kebijakan di Transjakarta demi meminimalkan kecelakaan lalu lintas.

"Satu atau dua hari ke depan saya akan bertemu dengan Dirut Transjakarta kami konsultasikan," kata Sambodo saat dihubungi, Selasa (7/12).

Sambodo mengatakan, pihaknya juga akan sejauh mana pihak manajemen memperbaiki Standar Operasional Prosedur (SOP). "Sehingga kecelakaan-kecelakaan bisa dihindari atau setidaknya tidak diulangi," terang dia.

Berdasarkan hasil temuan dari penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya, penyebab kecelakaan bus Transjakarta paling banyak akibat faktor human error.

"Ini masih kami susun tapi memang sebagian besar human error. Tentu harus ada perbaikan dari sisi human resourcenya, perbaikan SOPnya, pengawasan driver, perekrutan, pelatihan nanti akan kami lihat," ucap dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menerangkan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Trasjakarta menjadi perhatian. Sebagian besar akibat kelalaian pengemudi bus Transjakarta.

"Ada pos PGC yang tertabrak, ada juga sparator yang tertabrak kemudian tadi malam ada penyebrang jalan yang meninggal dunia," terang dia.

Zulpan mengaku pihaknya berencana berkoordinasi dengan pejabat Transjakarta agar kejadian serupa tak terulang lagi kembali.

"Bagaiman meningkatkan keterampilan mengemudi kemudian bagaimana pengetahuan berlalu lintas yang baik kemudian safety raiding dengan melakukan pelatihan-pelatihan secara intens," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami