Polisi Buru Puluhan Anggota Geng Motor Serang Warga di Jagakarsa

Polisi Buru Puluhan Anggota Geng Motor Serang Warga di Jagakarsa
Ilustrasi Pengeroyokan. ©2015 Merdeka.com
JAKARTA | 16 April 2021 11:56 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Warga Jagakarsa dibuat terkejut atas ulah aksi gerombolan geng motor yang menyerang sejumlah pemuda di kawasan Jalan Kela Hijau, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis (15/4) dini hari kemarin.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Eko Mulyadi mengatakan, kalau insiden penyerangan geng motor itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, yang datang dari arah Jalan Pasar Minggu.

"Itu kemarin malem, udah dua hari yang lalu. sekitar kamis dini hari, jam 01.00 WIB.
Belum diketahui (asalnya) tapi datangnya dari pasar minggu," katanya ketika dihubungi merdeka.com, Jumat (16/4).

Dia menyebutkan kalau geng motor yang melakukan kerusuhan di Jalan Jagakarsa diperkirakan berjumlah 30 sampai 50 orang. Lalu, ketika melihat sekumpulan pemuda, barulah para geng motor ini menyerang hingga mengakibatkan keributan.

"Ya sekitar 30 atau 40, 50 orang lah. Jadi ketika dekat sutet gitu ya, nah sebelahnya ada warung, ada warkop tapi anak-anak itu ada di bawah sutet lalu diserang," jelasnya.

Namun demikian, Eko belum bisa memastikan apakah para geng motor ini menyerang menggunakan senjata tajam atau tidak, karena ketika kejadian masyarakat pun langsung mengamankan diri.

"Dari laporan, tidak ada yang bilang kalau bawa sajam, dari saksi-saksi yang kita tanyakan tidak menyebutkan mereka bawa sajam. Pas mereka lewat langsung masuk ke dalam warga-warga itu," terangnya.

Ketika ditanya terkait korban, Eko menyampaikan kalau satu korban yang dikabarkan terkena sabetan senjata tajam pada kejadian ini, tidaklah benar. Korban diketahui jatuh dari motor, akibat panik ketika para geng motor ini melintas.

"Engga ada korban, jadi sempat ada yang luka. Nah begitu yang luka itu pas kembali dari RS dia ternyata jatuh dari motor (lukanya bukan kena sabetan sajam) jatuh dari motor terus kena pager. Karena panik," ungkapnya.

Atas kejadian ini, polisi pun masih memburu para anggota geng motor ini dengan mengumpulkan informasi dan mencari tahu motif dibalik penyerangan kala itu.

"Belum ada (ditangkap), tapi tetap kita cari tahu siapa orang- orang itu," tegas Eko.

Sebelumnya dikabarkan kalau aksi penyerangan geng motor terjadi secara tiba-tiba di Jalan Kelapa Hijau, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Para geng motor ini turut menyerang pemuda yang berada di lokasi tersebut hingga membuat keributan.

(mdk/fik)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami