Polisi Klaim Ganjil Genap Kurangi Macet Sudirman-Thamrin Sampai 40 Persen

Polisi Klaim Ganjil Genap Kurangi Macet Sudirman-Thamrin Sampai 40 Persen
JAKARTA | 4 Agustus 2020 17:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polisi mengklaim pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap efektif mengurangi kemacetan Jakarta. Sistem ganjil genap kembali diberlakukan setelah sempat dihentikan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, mengklaim berkurangnya kemacetan mencapai 40 persen.

"Pemberlakuan ganjil genap sangat efektif dari sisi mengurai kemacetan," kata Sambodo saat dihubungi, Selasa (4/8).

Sambodo mengatakan, yang paling terasa adalah ketika melintas di ruas Jalan Sudirman dan Thamrin. Dia menyebut, terjadi penurunan kendaraan yang lalu lalang.

"Ini sangat efektif terutama di ruas jalan Sudirman dan Thamrin, bisa berkurang sampai 30-40 persen," katanya.

Sambodo mengatakan saat ini pihaknya masih memberikan sanksi teguran bagi pengendara mobil yang melanggar. Selanjutnya, pelanggar akan dikenakan sanksi tilang dengan mewajibkan membayar denda tilang sebesar Rp500 ribu.

Sambodo menjelaskan, sanksi tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Pasal untuk pelanggar ganjil genap yaitu Pasal 287 ayat 1 tentang pelanggaran tentang rambu. Dendanya maksimal Rp500 ribu subsider dua bulan kurungan," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami