Polisi Minta Warga Lapor Jika Menjadi Korban Penipuan Tenaga Medis di Bandara

Polisi Minta Warga Lapor Jika Menjadi Korban Penipuan Tenaga Medis di Bandara
JAKARTA | 28 September 2020 14:46 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Kepolisian Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus penipuan, pemerasan dan pencabulan yang dilakukan EFY. Tenaga medis itu ditangkap setelah melecehkan dan menipu seorang wanita saat rapid tes di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"EFY sejak Juli lalu bertugas di Terminal 3. Kami temukan hanya (kasus) satu ini. Tapi kita masih dalami. Belum ada (keterlibatan pihak lain) dia melakukan sendiri," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya dalam ungkap kasus penipuan dan pelecehan di Polresta Bandara Soetta, Senin (28/9).

Modus EPY saat melakukan pemerasan dan penipuan terhadap LHI dengan menyatakan hasil rapid tes korban reaktif. Padahal, hasil sebenarnya adalah nonreaktif. Dia mengaku bisa mengubah hasil rapid tes dengan syarat korban membayarkan uang Rp1,4 juta.

"Awalnya dia sudah nonreaktif, dan diakui (pelaku) dia reaktif. Hari itu hanya ada 314 penumpang, padahal orangnya hanya 313. Jadi LHI di tes dua kali pada tanggal 13 itu," ucap Yusri.

Polisi menegaskan, jika ada penumpang atau korban lain yang merasa pernah tertipu, untuk segera melapor ke pihak berwajib.

"Apabila ada korban atau merasa pernah jadi korban khusus untuk tersangka EFY, atau pihak lain, agar segera sampaikan ke Polres Kota Bandara Soetta," terang Yusri.

Atas perbuatannya itu, pelaku EFY, disangkakan pasal berlapis terkait penipuan dan atau pemerasan, pencabulan diancam dengan pidana penjara maksimal 9 tahun.

"Pelaku kami sangkakan pasal 368, 378 dan 267, 294 terkait penipuan, pemerasan dan pencabulan yang dilakukan tersangka. Ancaman tertinggi 9 tahun penjara," jelas Yusri. (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami