Polisi Periksa Penyelenggara Konser Musik di Pasar Minggu

Polisi Periksa Penyelenggara Konser Musik di Pasar Minggu
Kombes Pol Azis Andriansyah. ©2020 Merdeka.com/Nur Fauziah
JAKARTA | 3 Mei 2021 15:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polisi mendalami konser musik yang diketahui terjadi di Cibis Park, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Hal tersebut mencuat usai viral di sosial media.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah mengatakan, pihaknya langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Selain itu, sejumlah orang dari pihak penyelenggara pun diperiksa.

"Kita sudah konfirmasi beberapa orang tersebut dan didapatkan keterangan bahwa memang benar ada kegiatan selama bulan Ramadan dimulai tanggal 13 April yang lalu," katanya di Polres Jakarta Selatan, Senin (3/5).

Menurutnya, izin penyelenggaraan acara sendiri adalah kegiatan bazar UMKM yang biasa digelar setiap tahunnya saat bulan Ramadan. Hanya saja, acara yang sepi membuat pengelola meminta pihak terkait untuk mengadakan kegiatan untuk menaikkan minat pengunjung.

"Maka tanggal 1 Mei 2021 sekitar selesai berbuka puasa dilakukan kegiatan musik, nah akhirnya viral. Atas viral tersebut segera kita lakukan tindakan kepolisian, diantaranya datengin TKP, olah TKP, lakukan police line kegiatan tersebut, kemudian mencari keterangan dari beberapa saksi, selanjutnya kita mengumpulkan barang bukti," jelasnya.

Azis menegaskan akan mengusut dan menginvestigasi dugaan adanya tindak pidana dalam peristiwa itu. Khususnya terkait dengan penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

"Sekali lagi tergantung alat bukti yang kita kumpulkan. Jika memang ada tindak pidananya pasti akan kita usut tuntas. Ini juga sebagai pembelajaran bagi yang lain terhadap kegiatan seperti ini," tutupnya.

Konser Tak Berizin

Sementara itu, Camat Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Arif Wibowo menyatakan bila pihak penyelenggara konser musik di area Cibis Park tidak memiliki izin.

"Dari pihak yang mengadakan acara tidak ada surat ke kecamatan," katanya saat dihubungi Liputan6.com, Senin (3/5).

Sedangkan, Lurah Cilandak Timur, Sunardi juga menyatakan pihak penyelenggara tidak mendapatkan izin mengenai konser musik tersebut. Menurutnya, izin yang diberikan yaitu untuk penyelenggaraan bazar.

"Pihak kelurahan, kecamatan, wali kota tak tahu ada konser karena tidak ada izin atau pemberitahuan," jelasnya.

Sebelumnya beredar rekaman video di media sosial mengenai penyelamatan konser musik. Dalam video tersebut tampak adanya panggung dengan sejumlah penonton.

Selain itu penonton melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Yaitu tanpa menggunakan masker dan jaga jarak.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Pemerintah Diminta Perketat Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan
Potret Prokes Ketat di Tanah Abang, Dijaga TNI & Stasiun Tak Layani KRL
PSI Kritik Lambannya Pemprov DKI Tangani Kerumunan Pasar Tanah Abang
IDI Sebut Prokes Kendur Menyebabkan Kasus Positif di Jambi Meningkat
Buntut Lonjakan Pengunjung, Pemprov Terapkan Ganjil Genap Buka Kios di Tanah Abang
Bersih-Bersih Pasar Tanah Abang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami