Polisi Tambah Personel Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV

Polisi Tambah Personel Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV
JAKARTA | 14 Juli 2020 23:35 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi bakal menambah personel dalam mengungkap kasus tewasnya Editor Metro Tv Yodi Prabowo (26) pada Jumat (10/7) lalu. Ia ditemukan meninggal oleh warga di samping tembok Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan sekitar pukul 11.45 WIB.

"Tambah lagi tim dari Polda Metro tambah lagi nih tim buser turun bagi-bagi tugas semuanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa (14/7).

Nantinya, personel yang ditambah itu untuk memeriksa sejumlah kamera Closed Circuit Television (CCTV) serta sejumlah saksi atas kasus tersebut.

"Tim ini masih bergerak terus dan memang agak ditambah personel perkuatan personel yang administrasi siapa khusus CCTV, siapa lapangan. Nanti ada beberapa lagi tim-tim lain yang bergerak mencari. Mudah-mudahan secepatnya bisa diselesaikan perkara ini," ujarnya.

Ia mengungkapkan, sejumlah CCTV yang sudah diambil rekamannya itu masih belum terlihat jelas videonya.

"Di sekitar situ (TKP) ya. Kira-kira petunjuk apa lagi yang bisa kita temukan. Tapi sejauh ini dua CCTV yang kita temukan dalam keadaan belum jelas. Itu CCTV di dekat TKP ya," ungkapnya.

Oleh karena belum jelas rekaman video dari CCTV yang didapat, polisi pun meminta bantuan kepada sejumlah ahli untuk membuat terang hasil tangkap layar CCTV.

"Kita tim lagi mengumpulkan bukti-bukti yang ada. Kalau CCTV memang kita sudah buka satu agak gelap, maka kami harus meminta bantuan tim ahli dari kepolisian nanti membuat terang CCTV itu. Masih baru saja diserahkan, tim ini masih bergerak terus. Sore ini pun masih bergerak untuk mencari CCTV lain petunjuk-petunjuk yang ada dengan jam-jam yang ada," ungkapnya.

1 dari 1 halaman

Kronologi Jasad Ditemukan

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Iptu Fajrul, mengatakan jasad Yodi ditemukan siang tadi pukul 11.45 Wib. Sejumlah saksi lebih dulu melihat motor terparkir di sebuah warung bensin dengan keadaan mesin dingin tetapi tak terlihat ada pemiliknya. Motor itu ada di lokasi pada Rabu (8/7) dini hari pukul 2 malam.

"Saksi 2 memanggil saksi 1 untuk menghubungi pihak Polsek Pesanggrahan Jakarta Selatan untuk membawa motor korban ke Polsek Pesanggrahan," kata Fajrul saat dikonfirmasi, Jumat (10/7).

Selang dua hari berikutnya, salah satu saksi mendapatkan informasi dari tiga orang anak kecil yang sedang bermain layang-layang menemukan jenazah korban di pinggir jalan tol tersebut.

"Pada, Jumat 10 Juli 2020 Pukul 11.00 Wib saksi 1 di beritahu 3 anak kecil yang bermain layangan di pinggir TOL JORR bahwa ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak," ujarnya.

"Langsung saksi 1 bergegas melihat tempat tersebut untuk memastikan dan setelah melihat kebenarannya saksi 1 menghubungi Polsek Pesanggrahan untuk ditindak lanjuti," sambungnya.

Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi dan diduga milik korban yakni KTP, NPWP, ATM Mandiri, Motor Beat warna putih nomor polisi B 6750 WHC, 3 STNK, uang Rp 40 ribu, helm, jaket serta tas.

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami