Polisi tangkap makelar senjata api

JAKARTA | 20 April 2012 15:21 Reporter : Moch. Andriansyah

Merdeka.com - Makelar senjata api (senpi), Joko Purwanto dibekuk anggota Subdit IV Resmob Dirreskrimum Polda Jawa Timur. Dari hasil penjualan senpi itu, Joko mendapat jatah Rp 250 ribu.

Menurut Kasubdit Penmas Polda Jawa Timur, AKBP Suhartoyo, senpi jenis Revolver Colt 38 itu, didapat tersangka dari oknum Denpom Mojokerto bernama Bambang.

"Dia (tersangka) kami tangkap karena kedapatan membawa senpi tanpa disertai surat izin," kata Suhartoyo, Jumat (20/4).

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Suhartoyo, pelaku mendapat senpi itu dari Bambang pada hari Kamis sekitara pukul 17.00 dan oleh tersangka dijual kepada Prapto sekitar pukul 18.00.

"Senpi ini dijual tersangka dengan harga Rp 3 juta, dari penjualan ini, tersangka mendapat komisi Rp 250 ribu dari pemiliknya," katanya.

Sementara itu, di depan penyidik, tersangka mengaku tidak mau berlama-lama menyimpan senpi milik Bambang tersebut, sehingga dia berkeinginan untuk menjualnya dengan cepat. Sayang, dia kepergok dan ditangkap anggota Subdit IV Resmob.

Untuk selanjutnya, pihak Polda Jawa Timur akan berkoordinasi dengan pihak Denpom Mojokerto agar mengetahui kalau senpi milik anggotanya, kini disita polisi untuk dijadikan sebagai barang bukti.

"Untuk tersangka sendiri, akan kami jerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang Undang Darurat No 12 tahun 1951, tentang penyalahgunaan senjata apai," ujar Wadirreskrimun Polda Jawa Timur, AKBP Prasetijo Utomo.

(mdk/did)

TOPIK TERKAIT