Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Keterbelakangan Mental di Palmerah

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Keterbelakangan Mental di Palmerah
borgol. shutterstock
JAKARTA | 15 Januari 2021 10:35 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria berinisial A (29). Dia ditangkapnya lantaran telah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur yakni NF (15).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo mengatakan, awal mula pelaku melakukan aksi bejatnya berawal ketika pelaku memperhatikan korban yang sering terlihat sedang berbelanja di pasar Gili, Palmerah Jakarta Barat.

"Kemudian korban diajak tersangka. Lalu oleh tersangka, korban disuruh membuka pakaian," katanya dalam keterangannya, Jumat (15/1).

Saat itu korban sempat menolak perintah dari pelaku, namun korban dipaksa oleh pelaku hingga NF dapat disetubuhi oleh A.

"Tersangka mengetahui jika korban dalam kondisi kurang memiliki keterlambatan pola pikir," ujarnya.

Akibatnya, korban mengalami sakit pada vaginanya dan juga terdapat memar pada payudaranya. Ternyata, sang ayah pun mengetahui kejadian yang menimpa anaknya tersebut. Sehingga membuat ia melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Pelaku kita tangkap setelah dilakukan penyelidikan. Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah sweater, 1 buah celana, 1 buah bra, 1 buah celana panjang dan 1 buah kerudung," terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi menjelaskan, untuk pelaku pencabulan saat ini diketahui berjumlah satu orang. Hal ini diketahui berdasarkan keterangan saksi.

"Saat ini kami mendalami apakah sebelumnya korban pernah mengalami hal sama. Oleh sebab itu kami dari Polres Metro Jakarta Barat bekerjasama atau menggandeng dari instansi terkait seperti P2TP2A dan akan menggali lebih dalam terkait kasus ini baik restorasi mental maupun psikis korban," jelasnya.

"Tersangka kita jerat pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," tandasnya. (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami