Positivity Rate di DKI Capai 7,2 Persen dalam Sepekan, Lewati Standar WHO

Positivity Rate di DKI Capai 7,2 Persen dalam Sepekan, Lewati Standar WHO
Rapid Test. ©2020 Merdeka.com
JAKARTA | 1 Agustus 2020 18:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani menyatakan positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta masih di bawah angka nasional.

Namun, kata dia jumlah tersebut masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan standar dari lembaga kesehatan dunia (WHO) yaitu tidak lebih dari 5 persen.

"Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,2 persen, sedangkan Indonesia sebesar 14,6 persen," kata Fifi dalam keterangan pers, Sabtu (1/8).

Dia menjelaskan persentase kasus positif itu dapat dianggap valid bila standar jumlah tes yang dilakukan telah terpenuhi.

Sedangkan standar WHO yaitu 1.000 pemeriksaan per 1 juta penduduk dalam waktu sepekan.

"Bila jumlah tesnya sedikit (tidak memenuhi standar WHO), maka indikator persentase kasus positif patut diragukan," ucapnya.

Sementara itu, kata dia ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 374 kasus di Jakarta pada Sabtu (1/8). Dengan penambahan tersebut jumlah kumulatif di Jakarta sebanyak 21.575 kasus.

Lalu untuk jumlah kasus aktif yang masih mendapatkan perawatan di RS ataupun isolasi mandiri sebanyak 6.836 orang.

"Dari jumlah tersebut, 13.887 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 852 orang meninggal dunia," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI...

Halaman

(mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami