PSBB Diperketat, Volume Kendaraan Turun namun Kecelakaan Meningkat

PSBB Diperketat, Volume Kendaraan Turun namun Kecelakaan Meningkat
JAKARTA | 2 Oktober 2020 04:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ditlantas Polda Metro Jaya membandingkan angka kecelakaan pada PSBB transisi dengan PSBB ketat di DKI Jakarta.

Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mencatat dari 31 Agustus 2020 sampai 14 September atau pada periode PSBB Transisi jumlah kecelakaan lalu lintas ada 168 kasus. Sementara itu, pada 14 September 2020 sampai 27 September 2020 atau pada PSBB ketat meningkat menjadi 169 kasus.

"Walalupun volume kendaraan turun 21 persen tapi jumlah kecelakaan justru meningkat," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2020).

Demikian juga dengan jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami peningkatan sebesar 40 persen.

"Jumlah korban meninggal dunia dari 10 orang menjadi 14 orang pada PSBB ketat," ujar dia.

Selain itu, angka pelanggaran lalu lintas naik dari 21.908 kasus pada PSBB Transisi menjadi 23.316 kasus pada PSBB ketat.

"Meningkat sebesar 6,43 persen," terang dia.

Sedangkan, Volume kendaraan bermotor satu minggu sebelum PSBB, dengan satu minggu selama PSBB mengalami penurunan sebesar 18,19 persen hingga 21,45 persen. (mdk/ded)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami