PSBB Diperpanjang, Anies Diminta Hadirkan Solusi untuk Sektor Pendidikan

PSBB Diperpanjang, Anies Diminta Hadirkan Solusi untuk Sektor Pendidikan
JAKARTA | 4 Juni 2020 20:54 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Gubernur Anies Baswedan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada bulan Juni ini. Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi PAN, Zita Anjani meminta Anies punya punya solusi agar masyarakat Jakarta yang terdampak dari kebijakan PSBB tidak merugi.

"Setiap keputusan pasti ada dampak, dampak itu yang harus ada solusinya. Sekarang Gubernur punya beban tanggung jawab dampak dari PSBB tersebut, baik ekonomi maupun pendidikan, warga butuh solusi dari itu," kata Zita, Kamis (4/6).

Menurutnya, masyarakat ingin kehidupan yang pasti dan roda ekonomi harus di putar kembali. Serta sudah saatnya transisi menuju new normal. Tentu dengan syarat pedoman di segala sektor harus siap, ekonomi, pendidikan, dan bidang lainnya.

"Pasar seperti apa, sekolah seperti apa. Pengawasannya seperti apa, bila itu di buka. Supaya tidak jadi new problem," ucapnya.

Kemudian, lanjut Zita, bila Pemprov DKI tidak melonggarkan PSBB dan meminta warga tetap masih bertahan rumah, perlu ada dukungan ekonomi yang jelas.

"Azas keadilan pemerintah penting, warga nurut, tapi kasih solusi untuk mereka pelaku umkm, karyawan yang di PHK, anak yang berhenti sekolah. Jangan sampai PSBB warga keluar mati, di dalam mati," ucapnya.

Zita meyakini Anies punya persiapan soal new normal. Dia ingin konsep Pemprov DKI terkait kehidupan normal baru benar-benar matang.

"Saya dengar Pak Anies punya konsep new normal sendiri, itu wajar, beliau lebih tahu keadaan di wilayahnya. Sekarang bukan hanya masalah kesehatan, semuanya harus diselamatkan. Kesehatan sudah terganggu, jangan sampai ekonomi dan pendidikan juga," ucapnya.

Putri Ketum PAN itu menambahkan, semua pihak pasti menghormati keputusan Gubernur soal perpanjangan PSSB atau new normal. Dia bilang, itu keputusan politik dan hak prerogatif Gubernur.

"Masyarakat tinggal ikut saja. Pak Anies dan jajaran sudah kerja keras 3 kali PSBB, DKI paling banyak bikin tes, terbanyak di Indonesia. Jadi keputusan yang di hasilkan bisa lebih tepat, rasionya sudah cukup untuk memutuskan," tandasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Masuk PSBB Transisi, Operasional KRL Diperpanjang Sampai Pukul 8 Malam
IHSG Ditutup Melemah Dipicu Perpanjangan PSBB Jakarta
Anies Ungkap Alasan Jakarta Mulai Jalani Masa Transisi
PSBB di Jakarta Diperpanjang, Ganjil-Genap Tak Berlaku hingga 12 Juni 2020
DKI Masuk Masa Transisi, KCI Siapkan 60 Kereta Tambahan Antisipasi Penumpukan
Suasana PSBB Hari Terakhir di Pusat Perbelanjaan Depok

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami