PSBB akan Berlaku di DKI, PKB Ajak Bantu Masyarakat Miskin Hadapi Covid-19

PSBB akan Berlaku di DKI, PKB Ajak Bantu Masyarakat Miskin Hadapi Covid-19
JAKARTA | 7 April 2020 22:45 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - DKI Jakarta akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Salah satu dampaknya, ojek online dilarang antar penumpang, hanya boleh mengantar barang.

Wakil Bendahara (Wabendum) DPP PKB, Bambang Susanto mengungkapkan pembatasan tersebut memberatkan driver ojek online. Namun, lanjut dia, PSBB itu diberlakukan untuk memutus penyebaran covid-19.

"Apa yang dilakukan pemerintah semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19," ujar Bambang Susanto, Selasa (7/4/2020).

"Mohon untuk saling bisa memahami, yakinlah badai pasti berlalu," tambah dia

Untuk meringankan beban driver ojol memberikan ratusan makanan dan hand sanitizer di samping Kantor DPP PKB.

"DPP sengaja membagikan 500 nasi box dan 500 hand sanitizer kepada teman-teman pengemudi ojek online sebagai upaya meringankan beban mereka yang terkena dampak Covid 19," kata Bambang.

Dia juga mengajak semua pihak yang memiliki penghasilan yang berlebih untuk membantu masyarakat miskin. "Salah satunya teman-teman ojek online," ungkap dia. (mdk/ded)

Baca juga:
Pidato Lengkap Anies Baswedan Soal PSBB di Jakarta Mulai 10 April
Wali Kota Rahmat Effendi Yakin PSBB di Jakarta Menekan Penyebaran Corona di Bekasi
PSBB: Seluruh Mal Jakarta Tutup, Resepsi Pernikahan Dilarang
Selama PSBB, Tak Ada Kegiatan Perayaan di Jakarta
Anies Ungkap 8 Sektor Tak Terdampak PSBB di Jakarta
PSBB: Transportasi Umum di Jakarta Beroperasi dari Pukul 06.00 WIB-18.00 WIB

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami