PT KAI Bantah Berebut Aset Skybridge Tanah Abang dengan Pemprov DKI

PT KAI Bantah Berebut Aset Skybridge Tanah Abang dengan Pemprov DKI
Skybridge Tanah Abang. ©2018 Liputan6.com/Immanuel Antonius
JAKARTA | 15 November 2018 00:15 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membantah adanya perebutan aset dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sehubungan dengan proyek Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang.

"Terkait isu PT KAI menuntut bayaran ke Pemprov DKI dan perebutan aset dengan Pemprov DKI berkaitan dengan JPM Tanah Abang itu semua tidak benar," ujar Senior Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo seperti dilansir dari Antara, Rabu (14/11).

Dia menjelaskan pihaknya secara prinsip terbuka untuk kebutuhan Pemerintah DKI dalam mengintegrasikan skybridge Tanah Abang ke Stasiun Tanah Abang. Mengingat jumlah penumpang di Stasiun Tanah Abang mencapai ratusan ribu orang per hari, maka dalam proses integrasi perlu didirikannya fasilitas pelayanan publik berdasarkan pertimbangan kebutuhan pengguna jembatan dan stasiun.

Pemprov DKI Jakarta bersama PD. Sarana Jaya sebagai kontraktor skybridge Tanah Abang menanggapi kesepakatan itu dengan baik, yaitu menyesuaikan kebutuhan pemenuhan fasilitas umum dan fasilitas sosial serta aksesibilitas penumpang kereta api di wilayah JPM agar tidak membebani fasilitas di stasiun.

"Juga menjamin ketertiban, keamanan, dan kebersihan serta dampak lainnya yang timbul akibat pembangunan JPM tersebut," jelas Edy.

Sebelumnya, PD Pembangunan Sarana Jaya sebagai menyatakan JPM yang terkoneksi dengan Stasiun Tanah Abang sehingga akan meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses bagi penumpang kereta di Stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat.

"JPM terhubung dengan stasiun Tanah Abang lama yang merupakan bagian pelengkap dari TOD (Transit Oriented Development) nantinya," kata Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan.

Yoory menjelaskan JPM Tanah Abang tidak hanya sebagai tempat penampungan PKL, tetapi juga utamanya adalah memudahkan pejalan kaki untuk berintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

Selain itu, JPM juga difungsikan untuk pejalan kaki yang hendak ke kawasan Pasar Tanah Abang Blok F dan G atau ke arah Jatibaru. (mdk/fik)

Baca juga:
Pemprov DKI akan Siapkan Toilet di Skybridge Tanah Abang
Penjelasan PT KAI Terkait Belum Diresmikannya Skybridge Tanah Abang
Anies soal Jalan Jatibaru Diklaim PT KAI: Seluruhnya Milik Indonesia
Ketua DPRD Bilang Jokowi Tak Mau ke Tanah Abang Karena Kumuh, Ini reaksi Anies
Ini Aturan Memperbolehkan PKL Dagang di Trotoar Jakarta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami