PUPR Evaluasi Permintaan Anies Pakai Satu Ruas Tol Cawang-Tanjung Priok buat Pesepeda

PUPR Evaluasi Permintaan Anies Pakai Satu Ruas Tol Cawang-Tanjung Priok buat Pesepeda
JAKARTA | 26 Agustus 2020 17:35 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mengajukan permohonan pada Kementerian PUPR untuk menggunakan satu ruas tol dalam kota (Cawang-Tanjung Priok) untuk dimanfaatkan sebagai jalur khusus sepeda. Rencananya ruas khusus sepeda itu hanya dipakai pada Minggu pagi.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR sudah menerima surat permohonan tersebut. Saat ini, sedang dilakukan evaluasi atas permintaan itu.

"Baru kami evaluasi di Bina Marga dan BPJT. Idenya seperti car free day di Jakarta, atau Bali Marathon di tol Bali Mandara," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit, kepada merdeka.com, Rabu (26/8).

Danang menjelaskan, rencana ini harus dipikirkan secara serius mengingat menyangkut keselamatan masyarakat. Pihaknya akan menunggu detail rencana yang dirancang Pemprov DKI.

"Kita dengarkan rencana operasionalnya. Fokus kami ke soal safety dan keamanan implementasi dengan masyarakat, serta pengaturan bisnis/investasi dengan BUJT yang memiliki perjanjian konsesi dengan PUPR," ungkap Danang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, membenarkan pengajuan surat tersebut. Salah satu alasannya setelah melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam bersepeda.

"Pengguna sepeda di kawasan jalur sepeda sementara di Sudirman sampai Merdeka Barat sangat tinggi. Dan oleh sebab itu, kami dari Pak Gubernur mengusulkan kepada Pak Menteri PUPR untuk disiapkan satu ruas tol," kata Syafrin di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (26/8).

Menurut Syafrin, jalur ini hanya dikhususkan untuk para pengguna sepeda road bike atau sepeda balap saja. Jalur yang diajukan yakni mulai di Kebon Nanas, Jakarta Timur sampai arah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Jadi menyiapkan satu jalur sendiri sebagai jalur sepeda sementara untuk road bike," ucapnya.

Kendati begitu, Syafrin menyatakan Pemprov DKI Jakarta masih menunggu keputusan dari Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

"Tapi ini masih dalam pembahasan ya, kita masih menunggu persetujuan dari Pak Menteri," jelasnya. (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami