Ragam reaksi warga saat naik bus gratis Tanah Abang Explorer

JAKARTA | 22 Desember 2017 13:30 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta menerapkan penataan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Terhitung Jumat (22/12) para Pedagang kaki Lima (PKL) tidak lagi berdagang di sekitaran trotoar dan menempati lapak yang disediakan Pemprov DKI Jakarta di Jl Jati Baru. Jalan di depan Stasiun Tanah Abang itu ditutup untuk lapak baru bagi PKL.

Penutupan jalan menyebabkan angkutan umum tak bisa lewat dan sebagai gantinya Pemprov DKI mengoperasikan Bus Tanah Abang Explorer. Bus yang beroperasi dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB digratiskan oleh Pemprov DKI untuk warga.

Selain gratis, keberadaan bus tersebut juga memberi kemudahan bagi warga yang ingin berkeliling di kawasan Tanah Abang. Fitri, salah satu warga di Jl Jati Baru merasa antusias lantaran terdapat bus yang bisa membuatnya berkeliling dengan mudah.

"Ini terhibur kita-kita. Bisa naik TJ (Transjakarta). Selfie-selfie. Terus update status," kata Fitri ketika ditemui merdeka.com di bus Tanah Abang explore TransJakarta, Jumat (22/12).

Fitri mengaku merasa bersyukur dengan adanya bus tersebut. Dia yang memang tinggal di Jl Jati Baru tersebut juga mengaku merasa terbantu. "Semoga pak Anies (Gubernur DKI) bisa melanjutkan," kata Fitri.

Namun, ada pula warga yang merasa bingung. Salah satunya, Zaki seorang pejalan kaki yang mencoba bus tersebut. Sebab, bus yang mengelilingi dari Jl Jati Baru, Blok G, kemudian Blok A Tanah Abang.

"Saya mau coba. Keliling Tanah Abang. Tapi ya tetep aja macet. Itu lihat di Blok G. Masih ada yang macet. Ya harapannya Anies bisa baguslah," jelas Zaki.

Diketahui, jalur tersebut juga digunakan sebagai jalur shuttle bus yang disediakan PT Transjakarta secara gratis sehingga warga dapat mengelilingi kawasan Tanah Abang dengan mudah. Terdapat beberapa unit Transjakarta yang sudah melewati kawasan tersebut.

Terdapat enam titik pemberhentian bagi shuttle bus untuk mengitari Tanah Abang, yakni Halte Stasiun Tanah Abang, Halte Blok G, halte Blok C, Halte Auri Tanah Abang, Halte Blok E, dan Halte Fly Over.

Shuttle bus ini juga akan memudahkan warga atau penumpang kereta di Stasiun Tanah Abang untuk berpindah menggunakan moda transportasi lainnya, mulai dari bus kecil (angkot/mikrolet), bajaj, hingga ojek online. (mdk/rzk)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.