Rentan Politik Uang, Gerindra Heran Pemilihan Wagub DKI Tertutup

Rentan Politik Uang, Gerindra Heran Pemilihan Wagub DKI Tertutup
JAKARTA | 21 Februari 2020 13:50 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik mengkritisi pemilihan Cawagub DKI Jakarta yang dilakukan secara tertutup. Keputusan tertutup telah disahkan dalam rapat paripurna Rabu lalu.

Menurut Taufik, ada potensi terjadinya politik uang jika pemilihan Cawagub dilakukan tertutup. Kalau terbuka, dia menjamin, tidak ada money politics.

"Yang kemungkinan money politics itu tertutup, digulung-gulung ditulis-tulis gitu," ujar Taufik, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/2).

Taufik menegaskan, pihaknya sendiri menginginkan agar pemilihan pengganti Sandiaga Uno dilakukan terbuka. "Gerindra maunya terbuka. Berdiri saja. Sah tidak? Sah," tegas dia.

1 dari 2 halaman

Pemilihan terbuka, lanjut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini, merupakan bentuk tanggung jawab anggota DPRD DKI kepada masyarakat. Masyarakat tentu harus bisa memantau kerja dan langkah politik para wakil mereka.

"Kalau pemilihan umum boleh (pemilihan berlangsung tertutup), karena dia mewakili dirinya. Saya mewakili diri saya. Tapi kalau Wagub lewat perwakilan dia itu perwakilan rakyat dia mesti fair dong tunjukin rakyat,"

Karena itu, dia pun mempertanyakan kenapa pemilihan Wagub DKI dilakukan tertutup. Sebab, kalau tertutup sangat rentan politik uang.

"Jangan, 'ayo terbuka, ayo tidak boleh money politics', tapi diajak terbuka tidak mau. Maunya tertutup, ya kita mempertanyakan ada apa tertutup?" jelas dia.

Dalam Rapimgab DPRD DKI, Gerindra memang ingin pemilihan dilakukan melalui voting terbuka. Namun, usulan itu ditolak oleh PDIP dan PKS. Salah satu alasannya, karena lumrahnya pemilihan yang menyangkut nama orang dilakukan tertutup.

2 dari 2 halaman

Gerindra mengusung Ahmad Riza Patria sebagai calon wagub DKI. Sementara PKS, menjagokan kadernya Nurmansjah Lubis.

DPRD DKI akan melakukan pemilihan ketua panitia pemilihan (panlih) pekan depan. Diprediksi, awal Maret sudah terpilih wagub baru pendamping Anies Baswedan. (mdk/rnd)

Baca juga:
Gerindra dan PKS Resmi Cerai
Stempel Wagub DKI untuk Riza Patria
Operasi Senyap 'Asal Bukan PKS' di DPRD DKI
DPRD Gelar Rapimgab untuk Tentukan Ketua Panlih Cawagub DKI Pekan Depan
DPRD DKI Jakarta Sahkan Tata Tertib Pemilihan Calon Wakil Gubernur DKI

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami