Resmikan masjid di Kalijodo, Djarot kenang perjuangan bareng Ahok

JAKARTA | 3 Oktober 2017 22:07 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku selalu teringat rekan sejawat sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setiap ke kawasan Kalijodo. Salah saat meresmikan patung menembus batas di RTH Kalijodo, hari ini.

"Kenapa teringat pak Ahok? Karena di sini merupakan bukti keberanian pak Ahok dan kecepatan dia untuk memutuskan," kata Djarot, Selasa (3/10).

Tak hanya kenangan bersama Ahok, Djarot teringat pertama kali menginjakkan kaki ke tempat yang terkenal sebagai lokasi hiburan malam dan prostitusi tersebut. Ia teringat akan siang dan malam berdialog bersama warga untuk mau di relokasi ke tempat lebih layak.

Bahkan Djarot teringat saat hendak mengosongkan penduduk dari Kalijodo pada bulan Februari. Menurut dia, butuh waktu panjang hingga pertentangan dengan tuduhan-tuduhan buruk dilontarkan kepadanya dam Ahok.

"Saya ingat di sini malam-malam kita amankan betul, kita kosongkan betul. Sampai jam 1, sekali lagi Jakarta butuh ketegasan tapi dengan jiwa dan nurani yang bersih, ini butuh ketegasan, keberanian dan kecepatan untuk kebaikan," tukasnya.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat terus mengebut penyelesaian program-program jelang akhir jabatannya. Malam ini secara resmi Masjid Al- Mubarakah dan Patung Menembus Batas di RTH Kalijodo.

Djarot mengungkapkan Patung Menembus Batas ini menjadi simbol perdamaian, tidak ada lagi sekat di antara warga Jakarta, tidak ada lagi perbedaan, semuanya satu sebagai warga Indonesia.

"Karena keberagaman kita jadi kuat, bahwa sekat-sekat sudah musnah dan ini patung penuh dengan simbol perlu sebagai pengingat di akhir masa jabatan kita sebarkan nilai positif," kata Djarot saat peresmian Patung Menembus Batas di RTH Kalijodo, Selasa (3/10). (mdk/gil)

Djarot bersama Slank resmikan masjid & Patung Menembus Batas di Kalijodo

Pasang empat potongan tembok Berlin di Kalijodo, ini penjelasan Djarot

Diresmikan Oktober, Djarot pantau revitalisasi Kota Tua dan Kalijodo

Butuh waktu seminggu buang puing bangunan Kalijodo ke Bantargebang

Ambil alih lahan kolong tol Kalijodo, Djarot akan sulap jadi taman

Pemprov DKI sebut kolong tol dekat RPTRA Kalijodo akan jadi parkiran

Djarot ancam gusur PKL yang jualan di trotoar jalan kawasan Kalijodo

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.