Revitalisasi Kawasan Cikini, Anies Ingin Bangun Koridor Seni Budaya

JAKARTA | 22 Agustus 2019 21:34 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan revitalisasi terhadap kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Revitalisasi ini bertujuan untuk mengembalikan tampilan kawasan tersebut seperti saat zaman Belanda.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga memutuskan menutup salah satu bioskop jaringan XXI di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Gedung bioskop tersebut akan diratakan untuk selanjutnya dibangun Gedung Teater Graha Bakti Budaya.

"Gedung kantor pos Cikini yang sudah berdiri sejak zaman Belanda kini bisa kita kagumi kembali tanpa terhalang kabel. Pembersihan kabel udara ini adalah bagian dari upaya menghormati kembali ruas Cikini Raya sebagai koridor bersejarah," kata Anies seperti dilansir dari lama instagram @aniesbaswedan, Kamis (22/8).⁣

Instagram @aniesbaswedan

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengungkapkan, langkah revitalisasi tersebut dilakukan oleh jajaran Bina Marga, Dishub dan Wali Kota Jakarta Pusat. Dia mengungkapkan, revitalisasi tidak hanya dilakukan di kawasan TIM, tapi kawasan Cikini.

"Alhamdulillah masih sesuai jadwal, target selesai akhir tahun ini. Jadi yang kita revitalisasi bukan saja Taman Ismail Marzuki, tetapi seluruh koridor ini, dari Tugu Tani hingga Megaria. Jadi nantinya kawasan ini menjadi salah satu koridor untuk kegiatan seni budaya di Jakarta," terangnya.

Untuk tahap selanjutnya, Anies mengungkapkan, revitalisasi juga akan dilakukan sepanjang Jalan Raden Saleh menuju Kwitang dan Pasar Senen.

"Kita revitalisasi juga, tetap dengan prioritas memuliakan pejalan kaki dan untuk kegiatan seni budaya," tutupnya.

Baca juga:
Anies Tanggapi PSI: Pelanggaran Kecil Viral, Pelanggaran Besar Luput
Anies Sanksi Apoteker yang Beri Obat Kedaluwarsa ke Ibu Hamil
Ancaman Kemarau Panjang, Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Hemat Air
Anies Heran Bekasi dan Depok Mau Gabung Jakarta
Penjelasan Anies Soal Instalasi Batu di Bundaran HI
Sah, APBD Perubahan DKI Jakarta Rp86,89 Triliun
Dulu Bambu Getah-getih, Kini Instalasi Batu Beronjong Hiasi Bundaran HI

(mdk/fik)