Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor Dikenakan Sanksi Denda

JAKARTA | 22 Januari 2020 07:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kawasan sisi selatan komplek Monumen Nasional atau Monas sedang dilakukan revitalisasi. Di lokasi itu akan dibuat gedung plaza untuk acara upacara.

Seharusnya proyek ini selesai pada akhir 2019 lalu. Nyatanya molor, hingga dipastikan pihak kontraktor PT Bahana Prima Nusantara akan dikenakan sanksi. Sanksi tersebut akibat penyelesaian revitalisasi yang tidak tepat waktu.

"Pasti dikenai denda, sudah. Satu hari permil (dari nilai kontrak)," kata Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta, Heru Hermawanto, di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).

Denda tersebut diatur dalam Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Heru tidak merincikan besaran denda yang yang diterima oleh pihak kontraktor. Meski penyelesaian terlambat, PT Bahana Prima Nusantara mendapatkan perpanjangan waktu selama 50 hari.

"Berarti nanti perkiraan (selesai) di akhir Februari (2020)," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi sisi selatan kompleks Monumen Nasional (Monas). Ratusan pohon ditebang hingga menghilangkan kesan teduh pada area itu.

Komisi D (pembangunan ) DPRD DKI Jakarta bakal memanggil Dinas Cipta Tata Ruang untuk mendapatkan penjelasan lengkap soal proyek revitalisasi.

"Besok kita akan rapat dengan Dinas Cipta Tata Ruang jam 10," kata anggota Komisi D, Justin Adrian Untayana, kepada merdeka.com, Selasa (21/1/2020).

Dalam akun Twitter resmi miliknya, Justin sempat mengkritisi proyek ini. Utamanya terkait proses lelang proyek tersebut. Dia juga mempertanyakan apakah benar proyek ini hanya di anggaran pada satu tahun anggaran.

"Kita di Komisi D juga sudah cek di lapangan. Dan banyak hal akan kita tanyakan ke pihak dinas terkait proyek ini," jelasnya.

Reporter: Ika Devianti

Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
Pemprov DKI Pastikan Pemenang Tender Revitalisasi Monas Bukan Abal-Abal
Ketua DPRD DKI Tegaskan Revitalisasi Monas Untuk Formula E
Pemprov DKI Sebut Revitalisasi Monas Tak Berkaitan dengan Formula E
DPRD DKI Panggil Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Soal Revitalisasi Monas
Pengelola Monas Klaim Tak Tebang Pohon untuk Revitalisasi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.