Revitalisasi TIM Dikritik, Anies Hanya Mau Komunikasi dengan Dewan Kesenian Jakarta

Revitalisasi TIM Dikritik, Anies Hanya Mau Komunikasi dengan Dewan Kesenian Jakarta
JAKARTA | 27 Februari 2020 18:07 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikritik cara komunikasi dengan seniman yang menolak revitalisasi Taman Ismail Marzuki. Cara komunikasi Anies itu disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X.

Menjawab kritikan itu, Anies mengaku akan intensif berkomunikasi dengan semua pihak. Namun, Anies hanya ingin komunikasi dengan seniman melalui institusi yang resmi, yaitu Dewan Kesenian Jakarta.

"InsyaAllah kita akan intensifkan lagi dan menyangkut pelibatan channelnya menggunakan institusi yang jelas, sehingga kita tahu kita tahu dengan siapa harus berinteraksi, di mana itu? Ya Dewan Kesenian Jakarta," ujar Anies di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2).

1 dari 1 halaman

Anies beralasan, DKJ merupakan mitra kerja resmi Pemprov DKI Jakarta. Dia tidak ingin berkomunikasi dengan pihak tidak tepat.

"Karena itu lah mitranya, dari situ kemudian ada seluruh unsur yang ada. Supaya jangan nanti dari sisi Pemprov, itu berinteraksi dengan pihak yang tidak tepat," kata dia.

Dia mengatakan, bakal lebih banyak mensosialisasikan Pergub terkait revitalisasi TIM. Anies menjelaskan, ada perbedaan yang mengelola infrastruktur dan kesenian kebudayaan secara terpisah.

"Nanti kita sosialisasikan lebih intensif untuk memastikan kesamaan paham karena memang bukan salah yang ini, belum tentu dua pergub dibaca, mungkin bacanya cuma satu, yang satu tidak terbaca," kata Anies. (mdk/ray)

Baca juga:
Di Rapat Komisi X DPR, Ketua DPRD DKI Sebut Anies Baswedan Bohong Soal TIM
Ketua DPRD DKI Minta Anies Jelaskan Sengkarut Jakarta: Jangan Selalu Kepala Dinas
Jakpro Target Revitalisasi TIM Rampung Juni 2021
Dicoret, Dewan Kesenian Jakarta Tak Diikutsertakan Bahas Revitalisasi TIM
Jakpro Khawatir Moratorium Revitalisasi TIM Merugikan Seniman

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami