Rombongan Remaja Bangunkan Sahur Sambil Bawa Pedang Sampai Bacok Warga

Rombongan Remaja Bangunkan Sahur Sambil Bawa Pedang Sampai Bacok Warga
JAKARTA | 23 Mei 2020 20:01 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Anggota Unit Reskrim Polsek Cilandak, Polres Metro Jakarta Selatan, mengamankan dua pelaku pengeroyokan di Gang Swadaya, Jalan TB Simatupang, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Kejadian itu terjadi pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 02.30 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dua pelaku tersebut diketahui berinisial EDM (24) dan DRP (18). Kejadian bermula saat korban Saripudin (38) sedang duduk sambil menunggu waktu sahur.

"Awalnya korban bersama teman-temannya sedang duduk-duduk sambil main gitar menunggu waktu makan sahur, tidak lama terdengar suara rombongan warga yang membangunkan sahur menggunakan suara beduk dan kaleng bekas dengan jalan kaki dari arah Gang Haji Raya menuju ke Jalan Antasari atau lokasi kejadian," kata Yusri, Sabtu (23/5).

Ketika sampai di lokasi kejadian, rombongan tersebut ada yang melempar batu serta petasan ke arah warga yang sedang nongkrong. Sehingga, membuat pihak korban membalas lemparan itu dengan batu juga.

"Kemudian pada saat bersamaan, saksi melihat ada salah satu pelaku membawa golok dan membacokan ke korban bernama Saripudin ke bagian tangan, kepala bagian belakang dan punggung," ujarnya.

Mendapati luka tersebut, korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati. Sedangkan, untuk rombongan para pelaku langsung berlarian meninggalkan lokasi kejadian.

"Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Cilandak. Setelah mendapat laporan, kemudian Kanit Reskrim bersama panit dan anggota piket langsung ke TKP dan menuju ke RS Fatmawati, mengingat korban sudah dibawa ke RS," ucapnya.

Lalu, tak butuh waktu yang lama. Polisi pun dapat mengamankan pelaku serta barang bukti yakni satu buah pedang stainles bergagang cokelat.

"Pada jam 4.30 WIB, pelaku dan saksi-saksi serta barang bukti dapat diamankan selanjutnya dibawa ke Polsek Cilandak untuk pengusutan lebih lanjut," tutupnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (mdk/eko)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami